Komunikasi Publik Menkes Dicap Buruk, Budi: Apa yang Saya Sampaikan Semuanya Salah
Selasa, 27 Mei 2025
Pengunggah: Redaksi
News – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali jadi sorotan setelah beberapa pernyataannya dianggap publik terlalu blak-blakan hingga memunculkan polemik.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat rapat bersama Komisi IX DPR RI yang menilai gaya komunikasi Budi kurang bijak dan berisiko disalahartikan masyarakat.
Dalam rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang digelar Senin (26/5/2025), Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Nasdem, Nurhadi, secara langsung menyampaikan keresahannya atas sejumlah pernyataan Menkes yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi sosial masyarakat.
"Pernyataan tentang lingkar pinggang dan pendapatan itu bikin gaduh, Pak. Masyarakat jadi salah paham," ujar Nurhadi.
Nurhadi mencontohkan dua pernyataan Menkes yang menuai kritik. Pertama, soal sindiran terhadap lingkar pinggang besar yang dinarasikan “cepat menghadap Tuhan”. Kedua, pernyataan yang menyebut bahwa masyarakat bergaji Rp5 juta tergolong tidak sehat dan kurang pintar dibandingkan yang berpendapatan Rp15 juta.
"Orang desa yang pendapatannya Rp5 juta sudah sangat sejahtera, Pak. Sayur dan lauk tinggal petik dari kebun. Jangan sampai penyataan Bapak bikin rakyat tersinggung," tambahnya.
Merespons hal tersebut, Budi menjelaskan bahwa seluruh ucapannya berangkat dari niat baik untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat dan memperbaiki kualitas hidup secara menyeluruh.
"Saya akui, banyak yang akhirnya salah menangkap maksud saya. Tapi niatnya untuk mengajak masyarakat lebih sehat, lebih sejahtera," ucap Budi.
Terkait isu pendapatan, Budi menjelaskan bahwa angka Rp15 juta yang ia sebut merujuk pada standar pendapatan negara maju versi Bank Dunia. Ia menegaskan bahwa ucapan itu bukan untuk merendahkan, melainkan mengajak masyarakat memahami pentingnya kesehatan sebagai fondasi peningkatan ekonomi.
"Kalau mau masuk kategori negara maju, rata-rata pendapatan harus Rp15 juta. Itu angka objektif, bukan sindiran. Dan untuk mencapainya, masyarakat harus sehat dulu," jelasnya.
Budi juga meluruskan pernyataannya soal lingkar pinggang. Menurutnya, ukuran lingkar pinggang erat kaitannya dengan risiko hipertensi dan diabetes, dua penyakit yang kini mendominasi angka kematian akibat gaya hidup tidak sehat.
"Saya akan perbaiki cara komunikasi saya. Saya terima semua kritik dan akan belajar dari sini," tutupnya.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program...
NewsRabu, 11 Februari 2026
News - Prestasi besar kembali diraih oleh pemuda Indonesia di kancah internasional. Senjaya Mulia, atau Jay, seor...
NewsSenin, 07 Oktober 2024
News - Komisi III DPR RI melontarkan kritik terhadap operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberant...
NewsKamis, 21 Agustus 2025
Hujan lebat disertai petir mengguyur wilayah Jakarta sejak Rabu pagi (4/2/2026). Cuaca yang berlangsung intens in...
NewsKamis, 05 Februari 2026
Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) periode 2019–2024, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyampaikan...
NewsKamis, 29 Januari 2026
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) yang meny...
NewsSenin, 06 Januari 2025
News - Narkoba bisa membunuh siapa saja, tak terkecuali masa depan bangsa. Bila anak mudanya telah terjerumus ter...
NewsRabu, 26 Juni 2024
News — Penangkapan mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS karena mengunggah meme bergambar P...
NewsSabtu, 10 Mei 2025
News - Selebgram berinisial PL diamankan polisi atas dugaan mempromosikan judi online di sosial media miliknya. H...
NewsSabtu, 09 Desember 2023
News - Presiden terpilih Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Prabowo Subianto ulang tahun, sederet ucapan ...
NewsKamis, 17 Oktober 2024