Pertama di Dunia, Indonesia Resmi Luncurkan Bursa Karbon International
Senin, 20 Januari 2025
Pengunggah: Redaksi
Finance - Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) resmi meluncurkan Perdagangan Karbon Internasional, hal ini menjadi langkah baru dalam perjalanan mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Peluncuran ini bertujuan menarik partisipasi internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam perdagangan karbon global.
Pelaksanaan perdagangan karbon ini didasarkan pada regulasi yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 21 Tahun 2022.
Regulasi tersebut mengatur mekanisme otorisasi kredit karbon yang dapat diperdagangkan ke pihak asing, menempatkan Indonesia dalam arena global perdagangan karbon.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menyebut inisiatif ini sebagai tonggak penting bagi Indonesia.
“Hari ini merupakan momen bersejarah bagi Indonesia dalam upaya mengatasi perubahan iklim. Inisiatif perdagangan karbon internasional ini menunjukkan komitmen kita untuk berkontribusi pada pencapaian target global,” ujar Iman dalam peluncuran di Gedung BEI, Senin (20/1/2025).
Iman menjelaskan bahwa sebelumnya, perdagangan karbon di Indonesia hanya berlangsung dalam pasar domestik. Namun, keterlibatan peserta dalam bursa karbon Indonesia masih perlu ditingkatkan.
Tahun lalu, jumlah peserta yang terdaftar sebagai pengguna layanan karbon meningkat tajam, dari hanya 16 peserta pada peluncuran pertama pada 26 September 2023, menjadi 104 peserta.
Prestasi besar juga diraih dengan tercapainya 1 juta ton karbon yang diperdagangkan secara kumulatif. Faktor utama pencapaian ini adalah kontribusi perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI dan anak perusahaannya, yang menyumbang sekitar 83% dari total volume perdagangan karbon.
Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen Indonesia terhadap keberlanjutan lingkungan, tetapi juga membuka peluang bagi perusahaan dalam negeri untuk terlibat aktif di pasar karbon global, memperkuat posisi Indonesia sebagai pionir di kawasan Asia.
Peluncuran Perdagangan Karbon Internasional ini diharapkan menjadi katalis bagi penguatan ekosistem ekonomi hijau sekaligus menciptakan dampak positif bagi upaya global dalam menghadapi krisis iklim.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Finance – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga level 6.011,8 pada perdagangan Selasa (18/3/2025). R...
FinanceRabu, 19 Maret 2025
Finance - Sobat Youtz pasti kalo ditanya siapa di sini yang sering nongkrong di Starbucks, pasti jawabannya "aku ...
FinanceSenin, 04 September 2023
Pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, kembali memantik diskusi publik mengenai kesenjangan p...
FinanceJumat, 27 Maret 2026
Finance — Saham Tesla amblas lebih dari 7% di perdagangan pra-pasar Senin (7/7/2025), tak lama setelah sang CEO...
FinanceSenin, 07 Juli 2025
Finance - Bank Indonesia (BI) baru saja merilis data terbaru soal utang luar negeri (ULN) Indonesia. Per April 20...
FinanceSenin, 16 Juni 2025
Edukasi - Program Studi (Prodi) Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) melalui Himpunan Mahasis...
FinanceSelasa, 02 Januari 2024
Ela (bukan nama sebenernya) (28) memulai usaha kerajinan makrame di tahun 2020 dengan modal Rp50.000 dari mertuan...
FinanceJumat, 07 Agustus 2026
Finance - Ribuan buruh PT Sri Isman Rejeki Tbk (Sritex) berencana menggelar aksi damai di Jakarta, menyusul putus...
FinanceSelasa, 24 Desember 2024
Finance - Perusahaan teknologi besar, Google sempat diketahui sedang mengembangkan aplikasi chatbot selul...
FinanceSabtu, 15 Juli 2023
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah. Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat tembus angka 17 ri...
FinanceKamis, 13 November 2025