Harapan Besar Google: Mengatasi Kemacetan hingga Polusi dengan AI
Kamis, 01 Agustus 2024
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Seiring berkembang pesatnya kecanggihan teknologi membuat sejumlah layanan publik dan transportasi menjadi concern terbesar dari platform pencarian terbesar seperti google.
Bahkan harapan dan target terdekat google adalah bagaimana bisa memecahkan suatu masalah publik seperti kemacetan hingga polusi dengan berlandaskan Artificial Intellegent (AI).
Hal tersebut ditunjang dengan Project Green Light dari Google yang ingin mengatasi kemacetan lalu lintas dan emisi dengan mengoptimalkan lampu lalu lintas menggunakan AI dan data dari Google Maps.
Oleh karena itu, inisiasi dsn inovasi bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang disebabkan oleh kendaraan yang berhenti dan mulai berjalan di persimpangan, yang merupakan kontributor signifikan terhadap polusi perkotaan.
Dalam laporan PhoneArena, Rabu (31/7/2024) model AI Project Green Light nantinya dapat menganalisis pola arus lalu lintas di persimpangan, termasuk frekuensi berhenti dan mulai, waktu tunggu rata-rata, dan koordinasi antara persimpangan yang berdekatan.
Tak hanya itu, dengan mengidentifikasi potensi perbaikan, seperti memperpendek durasi lampu merah pada jam-jam tidak sibuk atau menyinkronkan lampu lalu lintas di persimpangan yang tidak terkoordinasi.
Hal tersebut menjadi rekomendasi untuk para insinyur transportasi dan pihak terlait agat dapat dengan mudah diimplementasikan dalam hitungan menit dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada.
Kabar baiknya, Inisiatif ini telah diujicobakan di lebih dari selusin kota di seluruh dunia, termasuk Rio de Janeiro, Seattle, Bengaluru, dan Boston.
Lebih lanjut, Google menyediakan dasbor komprehensif bagi kota-kota mitra yang menawarkan rekomendasi dan analitik khusus untuk setiap kota.
Dasbor ini nantinya dapat melacak dampak dari rekomendasi yang diimplementasikan, seperti jumlah perhentian yang telah dihemat oleh pengemudi dari waktu ke waktu, yang selanjutnya memberikan insentif kepada kota-kota untuk mengadopsi Lampu Hijau di lebih banyak persimpangan.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
China baru saja menerapkan aturan sertifikasi influencer di negaranya, kini menyusul kebijakan serupa yang baru d...
TechSenin, 10 November 2025
Teknologi - Sebagai negara yang mengandalkan Internet dari Starlink dalam perang melawan Rusia, nasib Ukraina di...
TechSelasa, 28 Mei 2024
Teknologi - Kecerdasan buatan (AI) kini menjadi concern utama di ponsel flagship seperti iPhone dan Samsung Galax...
TechRabu, 18 Desember 2024
Teknologi - Sepopuler apapun sebuah platform jika dapat merugikan pihak yang lain, pada akhirnya akan berangsur r...
TechKamis, 21 September 2023
Tech - Sejak China mendapatakan tekanan embargo teknologi dari Amerika Serikat, justru negeri tirai bambu itu m...
TechJumat, 04 Juli 2025
Jakarta - Seiring berkembang pesatnya teknologi seperti yang kita rasakan saat ini, nyatanya sangat membantu akti...
TechSabtu, 01 Juli 2023
Teknologi - Sobat youtz! Beberapa hari ini, sosial media seperti instagram lagi-lagi sedang diramaikan oleh sebua...
TechSabtu, 21 Oktober 2023
Foto: Halaman utama situs dark web berisi pernyataan kelompok hacker Brain Chiper pada 2/7/2024 (KOMPAS.com)Tek...
TechSelasa, 02 Juli 2024
Teknologi - Sebagai induk dari perusahaan Google, Alphabet harus menyetujui untuk membayar denda sebesar USD 350 ...
TechSenin, 12 Februari 2024
Di tengah derasnya arus media sosial dan maraknya platform video pendek, muncul profesi baru yang kini banyak dil...
TechSenin, 10 November 2025