Suara Advokat Perempuan: Mendesak RKUHAP Demi Kepastian Hukum yang Lebih Adil
Kamis, 20 November 2025
Pengunggah: Redaksi
Advokat Perempuan Indonesia (API) menyerukan agar DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP). Desakan ini bukan sekadar formalitas, tetapi mencerminkan kekhawatiran mendalam para advokat terhadap kebutuhan pembaruan sistem peradilan pidana yang dinilai sudah tidak lagi memadai.
Juru Bicara API, Sutra Dewi, menegaskan bahwa RKUHAP membawa misi penting yaitu memperkuat posisi tersangka dan terdakwa, memastikan due process of law, serta menegaskan advokat sebagai penegak hukum yang sejajar dalam sistem peradilan. Menurutnya, tanpa revisi mendasar pada KUHAP, ketimpangan relasi kuasa di ruang penyidikan dan persidangan akan terus terjadi.
“Meminta kepada DPR RI dan pemerintah untuk segera mengesahkan RUU KUHAP. RUU KUHAP diyakini sebagai instrumen penting untuk menjamin due process of law, memperkuat posisi tersangka dan terdakwa, serta menegaskan peran advokat sebagai penegak hukum," ujar Juru Bicara Advokat Perempuan Indonesia Sutra Dewi kepada wartawan, Minggu (16/11/2025) yang dikutip dari detik.com.
Sutra menilai, substansi RKUHAP yang baru memberi harapan pada lahirnya peradilan pidana yang lebih akuntabel, transparan, dan berperspektif gender. Ia menekankan bahwa negara berkewajiban menjamin perlindungan hak setiap warga negara tanpa diskriminasi, terutama bagi kelompok rentan yang kerap menghadapi hambatan ketika berhadapan dengan hukum.
API secara tegas mendukung sejumlah poin penting dalam RKUHAP, mulai dari penguatan hak-hak tersangka, saksi, dan korban hingga penegasan imunitas advokat agar dapat menjalankan tugasnya tanpa intimidasi. Mereka juga menyoroti pentingnya jaminan pendampingan hukum di setiap tahap pemeriksaan, mekanisme praperadilan yang lebih kuat, hingga perlindungan dari penggunaan upaya paksa yang sewenang-wenang.
Tidak kalah penting, API menilai transparansi sebagai elemen yang mutlak, termasuk melalui penggunaan rekaman CCTV dalam pemeriksaan. Mekanisme bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu juga dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan akses keadilan yang setara.
Bagi API, pengesahan RKUHAP bukan hanya soal memperbarui aturan. Ini adalah tonggak penting menuju kepastian hukum yang lebih adil dan beradab.
"Pengesahan KUHAP akan menjadi langkah besar untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia," tegas Sutra.
Seruan API menegaskan bahwa pembenahan sistem peradilan pidana adalah kebutuhan mendesak, bukan wacana yang bisa terus ditunda. Kini, semua mata tertuju pada DPR: akankah mereka memenuhi desakan publik dan menjadikan RKUHAP sebagai momentum reformasi hukum yang nyata?
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Pulau Lombok masih menjadi salah satu pulau yang terus melestarikan tradisi dan budaya untuk terus diopti...
NewsKamis, 15 Agustus 2024
Langkah tegas diambil Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dengan menahan seorang direktur perusahaan tambang berini...
NewsRabu, 25 Februari 2026
News - Mahasiswa Kelompok 90 Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Ban...
NewsRabu, 21 Agustus 2024
News — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI resmi menjatuhkan sanksi teguran keras kepada anggota DPR RI Fr...
NewsSenin, 26 Mei 2025
News - Mantan Calon Legistlatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sofyan, harus menghadapi hukuman mati usai ...
NewsSelasa, 21 Januari 2025
News - Yohanes Ande Kala, atau yang lebih dikenal sebagai Joni, namanya sempat menjadi sorotan nasional pada tahu...
NewsMinggu, 29 September 2024
News - Institute Pertanian Bogor University atau IPB University turut berduka cita atas meninggalnya salah satu m...
NewsRabu, 07 Agustus 2024
News — Penangkapan mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS karena mengunggah meme bergambar P...
NewsSabtu, 10 Mei 2025
News - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial terka...
NewsMinggu, 26 Januari 2025
Penumpukan ribuan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok kembali menyoroti tantangan klasik dalam tata kelola logis...
NewsSelasa, 09 Juni 2026