Pengelolaan Sampah Jakarta Masuk Babak Baru, Pemilahan dari Rumah Ditekankan
Selasa, 12 Mei 2026
Pengunggah: Redaksi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap memasuki fase baru dalam tata kelola sampah ibu kota. Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menerima sampah residu, yakni sampah yang sudah tidak dapat didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali. Kebijakan ini menandai pergeseran besar dari pola lama “buang-kumpul-angkut” menuju sistem pengelolaan berbasis pemilahan sejak dari sumbernya.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya serius untuk mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap pola pembuangan terbuka (open dumping) yang selama bertahun-tahun menjadi sorotan. Menteri Lingkungan Hidup RI, Jumhur Hidayat, mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang mulai menyusun peta jalan penghentian open dumping di Bantargebang. Menurutnya, persoalan sampah bukan sekadar isu teknis, melainkan juga cermin kualitas peradaban sebuah bangsa.
“Ini langkah besar yang harus didukung bersama. Peradaban sebuah bangsa juga ditentukan dari bagaimana kita memperlakukan sampah,” ujar Jumhur dalam keterangannya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa krisis sampah Jakarta tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan memperluas tempat pembuangan akhir. Selama bertahun-tahun, Bantargebang menanggung beban jutaan ton sampah dari ibu kota. Di sisi lain, kapasitas lahan semakin terbatas, sementara produksi sampah rumah tangga terus meningkat setiap hari.
Karena itu, fokus baru diarahkan pada penanganan di tingkat hulu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, jika pemilahan berjalan optimal, volume sampah yang berakhir di fasilitas akhir dapat ditekan secara signifikan.
Sejumlah wilayah seperti Kelurahan Rorotan kini mulai dijadikan proyek percontohan penerapan sistem pemilahan sampah. Pemerintah berharap pola tersebut nantinya bisa direplikasi ke seluruh wilayah Jakarta sebagai bagian dari perubahan budaya lingkungan perkotaan.
Meski demikian, tantangan terbesar justru terletak pada perubahan perilaku masyarakat. Penyediaan fasilitas pemilahan tidak akan efektif apabila warga masih terbiasa mencampur sampah organik, plastik, hingga limbah rumah tangga lainnya dalam satu tempat. Kebijakan ini pada akhirnya menguji sejauh mana konsistensi pemerintah dalam edukasi publik sekaligus kesiapan warga menjalankan kebiasaan baru.
Babak baru pengelolaan sampah Jakarta ini memperlihatkan bahwa persoalan lingkungan tidak lagi bisa ditunda. Di tengah ancaman krisis lahan, pencemaran, dan meningkatnya volume limbah perkotaan, pemilahan sampah dari rumah kini bukan sekadar anjuran, melainkan kebutuhan mendesak untuk masa depan kota yang lebih berkelanjutan.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Aksi damai Global Climate Strike (GCS) di Jakarta pada 27 September 2024, yang bertujuan menyuarakan dua i...
NewsSenin, 30 September 2024
Wajah baru ruang terbuka hijau di kawasan Kebayoran Baru kembali menuai perhatian publik. Taman Bendera Pusaka ya...
NewsRabu, 01 April 2026
Hamparan hutan purba Papua selama ini dikenal sebagai salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati dunia. Di...
NewsSelasa, 12 Mei 2026
News — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal kemacetan parah yang melumpuhkan kawasan Tanjung Prio...
NewsSabtu, 19 April 2025
Jakarta - sejumlah mahasiswa mengaku ilmu yang didapatkannya selama mengeyam pendidikan di bangku kuliah ...
NewsSabtu, 15 Juli 2023
News — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), secara res...
NewsJumat, 13 Desember 2024
Kabar baik datang bagi para pekerja di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberikan fasilitas transp...
NewsJumat, 07 November 2025
Di tengah berbagai tantangan pengelolaan hutan di Indonesia, pemerintah kembali mengambil langkah yang dinilai pe...
NewsSelasa, 09 Juni 2026
News - baru-baru ini publik dihebohkan dengan kejadian bullying di sebuah video viral yang menampilkan penganiaya...
NewsKamis, 28 September 2023
News — Tingkat polusi udara di sejumlah kota di Jawa Barat kian mengkhawatirkan. Data terbaru menunjukkan bahwa...
NewsMinggu, 01 Juni 2025