Mengingat Kembali Satu Tahun Genosida Israel terhadap Palestina di Jalur Gaza

Selasa, 08 Oktober 2024

3370

Pengunggah: Siti Nurhaliza

gambar-utama
Foto: Situasi di Palestina (CNN Indonesia).

News -  Setahun telah berlalu, namun pilu yang dirasakan oleh rakyat Palestina masih berlanjut hingga hari ini. 

Kemarin, tepat pada 7 Oktober 2024 kita semua memperingati 365 hari Genosida yang terjadi di Palestina akibat serangan Israel. Hingga saat ini, kekerasan dan serangan masih berlanjut dan belum terlihat adanya tanda-tanda penyelesaian konflik dalam waktu dekat ini antar keduanya. 

Dilansir dari Datawrapper, sejak serangan 7 Oktober 2023, terhitung hingga hari ini terdapat puluhan ribu korban akibat dari serangan genosida yang diluncurkan oleh Israel. Tercatat memakan 41.870 korban jiwa yang tewas, 97.166 terluka dan lebih dari 10.000 korban yang hilang. 

Tak hanya itu, dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), selain memakan korban jiwa, serangan yang dilakukan oleh Israel juga merusak banyak fasilitas. 

Lebih dari separuh rumah di Gaza hancur, 80% diantaranya fasilitas Komersial dan 87% gedung sekolah. Hingga fasilitas perawatan kesehatan hanya tersisa 17 dari 36 rumah sakit yang berfungsi. 

Kini, wilayah Palestina dipenuhi dengan reruntuhan dan puing-puing rumah yang telah hancur dibombardir akibat serangan yang terjadi. 

Adanya serangan tentu saja tidak hanya menimbulkan korban jiwa saja, namun juga menyebabkan berbagai macam bentuk krisis yang harus dialami oleh rakyat Palestina, antara lain adanya krisis pangan hingga krisis air yang berkepanjangan. 

Israel dengan tekadnya yang ingin memenangkan konflik ini terus melakukan serangan dan masih berlanjut hingga saat ini. 

Sebagaimana pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Minggu (6/10/2024) bertekad kuat dan menegaskan kembali kepada pasukannya “Israel akan menang” dalam melawan serangan Hamas dan juga militan di jalur Gaza dan Lebanon, juga bersiap untuk menyerang Iran.

Sebagaimana yang telah dikonfirmasi hari Senin, 7 Oktober oleh Israel Defense Forces (IDF) bahwa Israel kembali menyerang dengan menggunakan jet-jet tempur miliknya ke wilayah kompleks intelijen Hizbullah di Beirut. Serangan yang tiada hentinya terus diluncurkan oleh Israel.

Hingga kini, Israel telah meluncurkan serangan di perbatasan Lebanon dengan tujuan untuk menghentikan ancaman dari kelompok militan. 

Bahkan sejak September, Israel telah beralih ke wilayah utara dengan menargetkan Hezbollah yang secara rutin meluncurkan serangan dari Lebanon sebagai dukungan kepada Hamas. Hingga saat ini serangan masih berlanjut di beberapa wilayah perbatasan dan menyebabkan beberapa korban jiwa.

 

(Nur/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait