Menag Berhasil Lobi Pemerintah Arab Saudi Demi Kuota Haji Usia 90 Tahun ke Atas
Sabtu, 19 April 2025
Pengunggah: Tiara Cahyaningrum
News – Di tengah aturan ketat Pemerintah Arab Saudi soal batas usia jemaah haji, Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar berhasil melakukan pendekatan yang mengubah nasib ribuan calon haji Indonesia.
Dalam acara bimbingan manasik haji nasional 1446 H di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (19/4/2025), Menag bercerita di balik lobi-lobi strategis yang membuka jalan bagi jemaah lansia berusia di atas 90 tahun untuk berhaji.
“Arab Saudi sebelumnya membatasi hanya 7 persen dari total kuota untuk usia di atas 70 tahun. Sementara yang 90 tahun ke atas? Nggak bisa berangkat sama sekali karena alasan umur,” ujar Nasaruddin.
Namun, Indonesia punya cara pandang berbeda. Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal itu, pendekatan yang dilakukan bukan pada usia, tapi pada istitha’ah alias kemampuan fisik dan mental calon jemaah. Ia pun langsung turun tangan melakukan negosiasi dengan Menteri Haji dan Menteri Kesehatan Saudi Arabia.
“Hasilnya? Alhamdulillah, untuk Indonesia, dibuka kuota khusus. Jadi yang penting itu istitha’ah-nya, bukan semata umur,” tegasnya.
Tak hanya soal usia, lobi juga dilakukan agar jemaah Indonesia bisa menempati tenda Mina yang lebih dekat dengan Jamarat. Ini penting, apalagi dalam pandangan mazhab Syafi’i, pemondokan di luar Mina dipersoalkan secara fikih.
“Sejak awal kami minta ditempatkan di inner circle Mina, bukan Mina Jadid. Dan itu disetujui. Ini kemenangan kecil tapi sangat berarti buat jemaah kita,” kata Nasaruddin.
Selain itu, kuota pembimbing haji yang semula hanya 1 persen juga berhasil digandakan.
“Dulu kami pesimistis, tapi dengan komunikasi yang baik dan niat untuk memberikan pelayanan terbaik, akhirnya kuota pembimbing kita jadi dua kali lipat,” imbuhnya.
Selain itu, Menag juga memastikan ada perhatian khusus untuk kesehatan jemaah, terutama lansia. Ia secara langsung melobi Kementerian Kesehatan Saudi agar pelayanan medis lebih memprioritaskan jemaah Indonesia.
Pelayanan lain seperti katering, transportasi bus, dan skema antisipasi darurat juga disiapkan.
“Kita nggak bisa hanya punya satu opsi. Harus siap plan A, B, bahkan C. Semua demi kenyamanan jemaah,” katanya.
Sebagai informasi, bimbingan manasik haji nasional tahun ini diikuti lebih dari 100 ribu jemaah dari seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring. Ini jadi awal dari perjalanan spiritual yang tidak hanya istimewa, tapi juga historis, khususnya bagi mereka yang selama ini dianggap tak lagi punya kesempatan karena usia.
(Tia/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Fenomena parkir liar di kawasan Monumen Nasional kembali menjadi sorotan publik. Di tengah upaya pemerintah menat...
NewsSabtu, 28 Maret 2026
News - Thailand resmi jadi negara pertama di ASEAN yang melegalkan pernikahan sesama jenis.Hal ini berlaku setela...
NewsKamis, 26 September 2024
Integritas seorang atlet kerap diuji bukan hanya saat reli panjang di lapangan, tetapi justru dalam sunyi, ketika...
NewsSenin, 02 Maret 2026
News - Selain terhamburnya gas air mata terhadap sejumlah siswa saat melakukan aktivitas belajar-mengajar, ribuan...
NewsRabu, 13 September 2023
News - Pijar Fondation sukses menggelar acara The Futurist Summit 2023. Salah satu konferensi bertemakan masa dep...
NewsRabu, 13 Desember 2023
News - Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango, mengungkapkan fakta mengejutkan terk...
NewsSenin, 09 Desember 2024
News - Kabar baik bagi pengguna Bahan Bakabar Minyak (BBM) non-subsidi! per 1 Oktober 2024 kemarin, Pertamina sec...
NewsRabu, 02 Oktober 2024
Kabar tentang wabah hantavirus mendadak ramai diperbincangkan setelah tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius dila...
NewsKamis, 07 Mei 2026
News - Youtz Media sukses menyelenggarakan workshop kepenulisan bersama narasumber Wahyudi Pratama. Mengangkat t...
NewsMinggu, 06 Oktober 2024
Langkah Jonatan Christie di All England 2026 belum tergoyahkan. Di panggung bersejarah Utilita Arena Birmingham, ...
NewsKamis, 05 Maret 2026