Harga BBM Non-Subsidi Turun, Angin Segar Bagi Pengendara

Rabu, 02 Oktober 2024

4200

Pengunggah: Wilna Liana Az Zahra

gambar-utama
Foto: Investing.

News - Kabar baik bagi pengguna Bahan Bakabar Minyak (BBM) non-subsidi! per 1 Oktober 2024 kemarin, Pertamina secara resmi menurunkan harga BBM non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia. 

Kebijakan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengatur penyesuaian harga jual eceran BBM non-subsidi seiring dengan penurunan harga minyak mentah global dan dinamika pasar energi internasional.

Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax (RON 92) turun dari Rp12.950 menjadi Rp12.100 per liter, sementara Pertamax Turbo (RON 98) kini dijual dengan harga Rp13.250 per liter, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp14.470. 

Selain itu, Pertamax Green (RON 95) juga mengalami penurunan menjadi Rp12.700 per liter, dan Dexlite (CN 51) turun dari Rp14.050 menjadi Rp12.700 per liter.

Tidak hanya di Jakarta, penurunan ini juga berlaku di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Contohnya, di Papua, harga Pertamax kini menjadi Rp12.400 per liter, sementara Pertamax Turbo turun menjadi Rp13.550 per liter​.

Dalam laporan berbagai sumber, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, harga BBM non-subsidi selalu dievaluasi berkala mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus dan juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Pertamina juga memastikan bahwa harga BBM bersubsidi, seperti Solar/Biosolar dan Pertalite, tidak mengalami perubahan, tetap di harga Rp6.800 per liter untuk Solar dan Rp10.000 per liter untuk Pertalite.

 

(Wil/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait