Haro Santri Nasional, Momen nPenting Mengenang Perjuangan Peesantren dan Kyai
Jumat, 20 Oktober 2023
Pengunggah: Redaksi
Jakarta - Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA membuka rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) di Masjid Istiqlal. Peringatan HSN dibungkus dalam kegiatan Istiqlal Santri Fest dengan berbagai kegiatan.
Diantara kegiatan tersebut meliputi Santri Fest, Interfaith Youth Camp, Interfaith Walk, Bazar Kuliner Nusantara, Seminar Akuntansi Pesantren, dan International Conference.
Nasaruddin Umar dalam sambutannya mengingatkan semua orang akan pentingnya peringatan Hari Santri yang akan datang pada tanggal 22 Oktober. Ia menyoroti sejarah perjuangan pondok pesantren dalam meraih kemerdekaan Republik Indonesia dan bagaimana semangat itu masih hidup hingga hari ini.
"Pesantren dan Kyai memiliki andil penting dalam merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)" tegasnya, Kamis (19/10/23).
Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga memberikan penghargaan istimewa kepada Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) atas gagasannya dalam menggelar Istiqlal Santri Fest.
"Ini adalah peringatan Hari Santri Nasional pertama yang dilakukan oleh Masjid Istiqlal dan kegiatan ini digagas oleh PKUMI salah satu program unggulan Masjid Istiqlal" ungkapnya.
Beliau berharap agar keenam rangkaian acara tersebut akan berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif yang luar biasa, memperkuat toleransi dan kerukunan di masyarakat yang semakin beragam.
"Acara ini menjadi platform bagi pemateri yang berkompeten, seperti Darul Ma'arif Asri dan Dr. Tubagus Wahyudi, ST., M.Si., MCHt., CHI, untuk memberikan materi tentang "Interfaith Capacity Building." Materi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman tentang berbagai agama dan keyakinan serta mempromosikan dialog antaragama yang harmonis," kata Karim Bakri selaku Ketua Panitia.
Hari pertama Istiqlal Santri Fest 2023 adalah awal yang menjanjikan.
"Semangat dan semarak yang melingkupi acara ini mencerminkan tekad kuat untuk memperkuat kerukunan antaragama di Indonesia. Semua mata tertuju pada bagaimana acara ini akan berkontribusi untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, harmonis, dan toleran" tutup Karim dalam sambutannya.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News – Dompet Dhuafa (DD) Sulawesi Selatan (Sulsel) sukses melaksanakan program penyaluran paket nutrisi di Kam...
NewsSenin, 25 November 2024
News – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, akhirnya angkat suara dengan langkah hukum terkait tuduhan ijazah palsu y...
NewsRabu, 30 April 2025
Organisasi masyarakat Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten menjalin silaturahmi deng...
NewsSelasa, 08 Agustus 2023
News – Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menegaskan bahwa jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahny...
NewsJumat, 07 Maret 2025
News - Narkoba bisa membunuh siapa saja, tak terkecuali masa depan bangsa. Bila anak mudanya telah terjerumus ter...
NewsRabu, 26 Juni 2024
News - Tim Resmob Direktorat Reskrimum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menangkap seorang guru bern...
NewsMinggu, 05 Januari 2025
News - Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pelatihan gula semut dan jahe instan di Dusun Idaman, De...
NewsSenin, 09 September 2024
News - Program Studi (Prodi) Akuntasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (...
NewsSelasa, 19 Desember 2023
News — Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya...
NewsRabu, 21 Mei 2025
News - Setelah melalui persidangan yang panjang, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil Pemil...
NewsSenin, 22 April 2024