DPR Bakal Bentuk Badan Baru "Satu Data Indonesia", Buat Apa Sih Sebenarnya?
Minggu, 04 Oktober 2026
Pengunggah: Redaksi
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menargetkan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia (SDI) menjadi undang-undang dalam rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung Selasa, 6 Oktober 2026. Jika proses perumusan berjalan lancar, Baleg akan mengambil keputusan tingkat I pada Senin (5/10) sebelum membawanya ke paripurna keesokan harinya.
Poin utama dalam RUU ini adalah pembentukan lembaga baru bernama Badan Satu Data Indonesia (BSDI). Lembaga ini dirancang menjadi orkestrator tunggal yang mengoordinasikan dan menyatukan data dari seluruh kementerian/lembaga (K/L), pemerintah daerah, hingga BUMN dan BUMD, agar tidak lagi ada perbedaan angka antarinstansi akibat masing-masing lembaga berjalan sendiri-sendiri.
Anggota Baleg DPR RI, Daniel Johan, menjelaskan konsep BSDI mirip dengan Badan Reformasi Agraria, di mana seluruh kementerian "mengikuti" arahan dan diorkestrasi oleh satu badan, sehingga tidak ada lagi dua data berbeda untuk satu hal yang sama. "Semua diorkestrasi oleh BSDI. Semua ngikut, sehingga tidak ada lagi dua data," ujarnya. Ia menegaskan kepemilikan dan tanggung jawab data tetap berada di instansi produsennya masing-masing, sementara BSDI hanya berperan koordinatif, normatif, dan fasilitatif.
Draf RUU ini terdiri atas 17 bab dan 138 pasal, serta telah disetujui sebagai RUU inisiatif DPR sejak 22 Juli 2026. Soal struktur final badan ini nantinya akan diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto, dengan tetap berkoordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Di tengah rencana ini, muncul beragam respons dari publik. Sebagian pihak menyambut baik upaya menertibkan data pemerintah yang selama ini kerap tumpang tindih, sementara sebagian lain skeptis lembaga baru ini hanya akan menambah struktur birokrasi tanpa memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Penulis : (Christina Angelita Tampubolon)Editor: (nama editor)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Presiden Amerika Serikat yang baru dilantik, Donald Trump, mengambil kebijakan kontroversial dengan menghe...
NewsKamis, 30 Januari 2025
News - Peristiwa mengenaskan terjadi di Kabupaten Jayapura, di mana seorang oknum anggota TNI Angkatan Udara (AU)...
NewsSenin, 16 Desember 2024
News - Militer Israel melancarkan serangan besar-besaran di wilayah Jenin, Tepi Barat, yang diduduki, hal ini men...
NewsKamis, 23 Januari 2025
Fenomena parkir liar di kawasan Monumen Nasional kembali menjadi sorotan publik. Di tengah upaya pemerintah menat...
NewsSabtu, 28 Maret 2026
News - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan kemungkinan serangan rudal hipersonik Oreshnik ke "pusat peng...
NewsSenin, 02 Desember 2024
Praktik parkir yang diduga ilegal di kawasan POIN Square, Lebak Bulus, kembali memantik sorotan publik. Kali ini,...
NewsSelasa, 21 April 2026
Upaya menekan persoalan sampah tak selalu harus dimulai dari kebijakan besar berskala kota atau nasional. Di ting...
NewsKamis, 16 April 2026
Kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak hanya menyisakan puing dan...
NewsRabu, 11 Februari 2026
News — Baru-baru ini ada kejadian di luar nurul yang dilakukan oleh Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul...
NewsKamis, 28 Agustus 2025
Seorang warga berinisial MM menemukan koper mencurigakan yang ternyata berisi senjata api, granat, dan ratusan bu...
NewsMinggu, 20 Juli 2025