Dari Warga hingga Pejabat, Semua Tertipu Investasi Bodong FEC di Mataram
Minggu, 10 September 2023
Pengunggah: Redaksi
News - investasi bodong kembali memakan korban setelah berhasil menipu kalangan pejabat, staf sampai warga di Kota Mataram. Investasi online tersebut adalah Future E-Comerce (FEC).
Sebelumnya, warga setempat dibuat tergiur dengan perolehan pendapatan tanam saham sehingga beramai-ramai berinvestasi sevata online. Namun, pasca penutupan, banyak masyarakat mengeluh, tragisnya banyak yang menggunakan uang hasil pinjaman dari kolega dan keluarga.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa mengatakan, perkembangan dunia digital dan investasi bodong sangat pesat. Akan tetapi, patut diwaspadai semua kalangan, baik kalangan pejabat maupun masyarakat, bahwa situs investasi bodong banyak bermunculan.
‘’Seperti FEC yang sedang viral, banyak yang bertanya dan ternyata banyak korban di Kota Mataram,’’ ungkapnya dikutip dari Radar Lombok, Kamis (7/9).
Pasca ditetapkan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PAKI) resmi mencabut izin usaha kegiatan PT FEC Shopping Indonesia (Future E-Commerce/FEC), banyak yang tertipu sehingga tidak balik modal.
Diketahui para korban banyak melakukan memasukan investasi dari kisaran Rp 2 juta sampai Rp 50 juta dan belum ada kembali. Bahkan rata-rata pejabat eselon III, IV sampai staf yang terjerumus di Kota Mataram. Mereka tanam saham sejak akhir Agustus lalu di FEC. Sejak ditutup banyak yang memunculkan kegelisahan di media sosial karena uang modal tidak kembali.
Suwandiasa pun memberikan imbuan ke masyarakat maupun kalangan pegawai di Kota Mataram untuk tidak mudah tergiur dengan investasi bodong. Dengan kemajuan teknologi bisa dilakukan pengecekan langsung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bentuk antisipasi.
‘’Sama seperti Pozi dan game online, saat ini kita butuhkan literasi digital. Jangan sampai terjebak, sekarang ini harus banyak belajar mengakses . Yang harus dimiliki menyiakapi perkembangan teknolgi saat ini,’’ ujarnya.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News — Aksi protes meletup di kawasan Warpramasi, Papua Barat, usai pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Nege...
NewsMinggu, 11 Mei 2025
News - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan pernyataan kontroversial yang bikin komunitas internasio...
NewsSelasa, 24 Juni 2025
Komitmen pemerintah memperkuat tata kelola hutan kembali ditegaskan. Di tengah meningkatnya bencana hidrometeorol...
NewsKamis, 26 Februari 2026
News — Sebuah video yang memperlihatkan Gus Miftah, salah satu pendakwah kondang sekaligus Utusan Khusus Presid...
NewsRabu, 04 Desember 2024
Entertainment - Mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) secara tegas membantah tudingan mengenai...
NewsRabu, 24 Juli 2024
News - Dalam serial agenda PPI Institute, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia berupaya untuk membawa pemud...
NewsSelasa, 30 Januari 2024
Upaya penyalahgunaan distribusi energi bersubsidi kembali terbongkar. Tim Unit 3 Subdit 2 Direktorat Tindak Pidan...
NewsKamis, 05 Maret 2026
News - Alfiansyah yang lebih dikenal sebagai Komeng, telah mengumumkan dirinya sebagai calon anggota Dewan Perwak...
NewsKamis, 15 Februari 2024
Kabar duka datang dari pendiri Tempo Scan Group, yaitu Ibu Kartini Muljadi yang meninggal dunia di usia 95 tahun ...
NewsSelasa, 21 Oktober 2025
News - Kabar baik bagi pengguna Bahan Bakabar Minyak (BBM) non-subsidi! per 1 Oktober 2024 kemarin, Pertamina sec...
NewsRabu, 02 Oktober 2024