PPI Institute, Mewadahi Pemuda sebagai Agent of Change untuk Indonesia Emas 2045
Selasa, 30 Januari 2024
Pengunggah: Tiara Cahyaningrum
News - Dalam serial agenda PPI Institute, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia berupaya untuk membawa pemuda mencapai aktualisasi diri mengambil bagian dalam visi Indonesia Emas 2045.
Acara ini berlangsung dalam enam seri dengan seri pertamanya dilaksanakan secara daring, Sabtu (20/01/2024), dan mengusung tema “Peran Pemuda Berjaya, Mempersiapkan Generasi Emas”.
Serial agenda yang diprakarsai oleh Biro Satuan Pengendalian Internal, Hukum, dan Kelembagaan (SPIHK) PPI sukses manggaet lebih dari seribu pelajar dan mahasiswa dari 3 PPI Dunia Kawasan, berbagai PPI negara, Badan Eksekutif Mahasiswa, Youth Ranger Indonesia dan khalayak luas.
Bertujuan untuk membangun semangat bersama mengembangkan Indonesia melalui potensi pemuda sebagai agent of change untuk manifestasi Indonesia Emas 2045, Muhammad Diva Warsyahdhana, Kepala Sekolah PPI Institute 2024, menyebutkan posisi pemuda sebagai pemimpin.
“Kita (pemuda) bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi juga pemimpin hari ini yang akan tampil sebagai agen perubahan positif,” terangnya dalam sambutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Hamzah Assuudy Lubis, Koordinator PPI Dunia Periode 2023/2024, juga menyampaikan mengenai PPI Institute yang dapat menjadi wadah untuk pengoptimalan bonus demografi dalam menyongsong 2045 kedepannya.
“Pada kesempatan kali ini kita dapat berdiskusi dan mengambil manfaat dari stakeholder yang kita undang, agar kita dapat menyamakan frekuensi dan menjadi bonus demografi menyongsong 2045 ke depan,” ucapnya.
Pada materi pertama yang dipandu oleh Ketua Umum PPI Malaysia Periode 2022/2023, Mochamad Azkal Azkiya Aziz, Angkie Yudhistia berpendapat mengenai hubungan pemuda dengan transformasi digital.
“Kita bicara tentang pemuda maka kita bicara tentang transformasi digital. Transformasi ini harus dibarengi dengan literasi digital yang inklusif dan merata. Untuk mewujudkan inklusivitas, Indonesia punya UU no. 8 tahun 2016,” ucap Stafsus Presiden RI 2019-2024 sekaligus mewakili tim pemenangan Ganjar-Mahfud tersebut.
Tak hanya itu, beliau juga menekankan bahwa Indonesia membutuhkan pemuda yang kreatif, kritis, dan mahir berkomunikasi lintas sektoral sebagai agen perubahan, pembangunan, juga pembaruan.
Lebih lanjut pada materi berikutnya, Dewan Penasehat Alumni Connect PPI Dunia, La Ode Mutakhir Bolu, menyampaikan pandangannya mengenai harapan Indonesia terhadap semangat pemuda dan pelajar untuk memberikan solusi.
Akan tetapi, sebagai penutup, La Ode juga mengutarakan bahwa, “Semangat ini dibangun dengan pemahaman melampaui keragaman masyarakat. Jika kita dapat melakukan ini, maka akan membuat kita lebih wise dan bijak.”
(Tcn/Tcn)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjadi sorotan setelah diketahui menginap di sebuah hotel berbintang be...
NewsRabu, 05 Maret 2025
Praktik dugaan penjualan Jakcard layanan transportasi gratis milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di media sosia...
NewsSenin, 25 Mei 2026
News - Dalam rangkaian kegiatan Istiqlal Santri Fest 2023, Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) melangs...
NewsMinggu, 29 Oktober 2023
Penampilan musik tradisional Tong-tong merupakan salah satu budaya yang melekat pada kabupaten di ujung timur Pul...
NewsJumat, 04 Agustus 2023
News - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) pada jalur pintu mas...
NewsRabu, 05 Februari 2025
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi dana corp...
NewsKamis, 11 September 2025
Di tengah menyusutnya kawasan hutan di Jambi, kelompok Orang Rimba di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD...
NewsRabu, 27 Mei 2026
News - Ketegangan yang semakin tinggi antara China dan Philipina di Laut China Selatan membuat Kapal induk berten...
NewsKamis, 21 Desember 2023
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperbaiki ku...
NewsSelasa, 12 Mei 2026
News – Selama 12 tahun, seorang guru honorer di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, harus bertahan hi...
NewsSelasa, 13 Mei 2025