Kerugian Capai Rp 139 Triliun, OJK Tutup Ribuan Investasi Bodong-Pinjol Ilegal
Minggu, 06 Oktober 2024
Pengunggah: Wilna Liana Az Zahra
Finance - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menutup kurang lebih 10.890 entitas ilegal, termasuk investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal sejak 2017 hingga Agustus 2024.
Dilansir dari Antara, kerugian masyarakat yang ditimbulkan dari aktivitas ilegal ini mencapai Rp139,67 triliun.
Direktur Pengawasan Perilaku PUJK OJK, Wilayah Regional 4 Surabaya Dedy Patria menyatakan kerugian masyarakat terbesar terjadi pada 2022, yaitu sebanyak Rp120,79 triliun.
“Total semua ada 10.890 entitas ilegal yang telah kita tutup dengan kerugian masyarakat mencapai Rp139 triliun terutama yang terbesar pada 2022,” katanya dalam Media Gathering di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/10/2024).
Dedy juga menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap modus-modus investasi dan pinjol ilegal yang terus bermunculan.
Ia melihat bahwa masyarakat sering kali tergiur janji-janji keuntungan besar atau imbal hasil cepat, tanpa memahami risiko tersembunyi seperti bunga tinggi, akses data pribadi, dan ancaman teror.
“Seperti kita tutup di sini muncul di tempat lain. Itu selalu dan kapan pun akan terjadi karena mereka tahu itu kebutuhan masyarakat. Mereka mencari peluang kepada masyarakat yang belum terliterasi,” lanjutnya.
Hingga saat ini, OJK terus aktif melindungi konsumen dengan menutup ribuan entitas ilegal. OJK juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan memeriksa legalitas penyedia jasa keuangan sebelum melakukan investasi atau pinjaman.
Edukasi literasi keuangan menjadi sangat penting dalam memerangi penyalahgunaan ini.
Fenomena ini menandakan urgensi regulasi ketat dan kolaborasi antara pemerintah, OJK, serta masyarakat dalam memerangi investasi bodong dan pinjol ilegal demi melindungi perekonomian nasional.
(Wil/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Upaya membersihkan institusi pajak dari praktik penyimpangan kini memasuki babak baru. Menteri Keuangan Purbaya Y...
FinanceSenin, 26 Januari 2026
Finance - Bersyukurlah jika kamu menjadi karyawan yang tanpa masalah di kantor, kerjaan lancar, dan gaji terus me...
FinanceKamis, 26 September 2024
Finance - Dunia sedang menyaksikan pergeseran geopolitik dan ekonomi yang signifikan. Beberapa negara kaya, seper...
FinanceSelasa, 25 Juni 2024
Finance - Sobat Youtz pasti kalo ditanya siapa di sini yang sering nongkrong di Starbucks, pasti jawabannya "aku ...
FinanceSenin, 04 September 2023
Finance - Resmi dilantik pada Senin, (21/10/2024) Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai langsung meminta...
FinanceRabu, 23 Oktober 2024
Finance - Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Neg...
FinanceRabu, 15 Mei 2024
Finance - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali merombak jajaran komisaris dan direksi PT ...
FinanceRabu, 18 Desember 2024
News – Adanya dugaan keterlibatan ratusan ribu penerima bantuan sosial (bansos) dalam aktivitas judi online bik...
FinanceRabu, 09 Juli 2025
Edukasi - Program Studi (Prodi) Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) melalui Himpunan Mahasis...
FinanceSelasa, 02 Januari 2024
Finance - Baru-baru ini secara spontanitas Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam rapat kerjanya bersama DPR RI men...
FinanceRabu, 30 Agustus 2023