Waspada! Judi Online Sasar ABG dengan Saweran Streamer Game
Rabu, 11 Oktober 2023
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Meski ribuan situs judi online telah diretas, bak mati satu tumbuh seribu, nyatanya hal tersebut terus merajalela. Bahkan yang menjadi sasaran saat ini adalah Anak Baru Gede alias ABG.
Ya, baru-baru ini gempar di media sosial streamer game yang diduga promosikan judi online berkedok donasi atau saweran.
Praktik promosi judi online ini semakin meresahkan masyarakat karena sebagian besar penonton streamer game adalah anak-anak yang masih di bawah umur.
Menanggapi hal tersebut, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group (AAG) Andy Nugroho menyarankan kepada para orang tua agar lebih sering untuk memantau anak mereka saat bermain handphone.
Bahkan pihaknya melanjutnya, bila perlu, orang tua juga turut aktif memberikan edukasi bahaya serta dampak negatif judi online.
"Para orang tua pun sebaiknya sering-sering memantau dan memberi pemahaman kepada putra-putrinya bilamana mereka tahu anaknya suka main game akan bahaya dari judi online ini," kata Andy dikutip dari detik.com, Senin (9/10/2023).
Saat ini, para remaja yang melihat konten para streamer game ini berpotensi memberi saweran atau donasi. Hal ini dipicu dari munculnya rasa penasaran, solidaritas, dan kebersamaan kelompok para gamers.
Tak hanya itu, Andy juga mengungkapkan beberapa alasan promosi judi online menyasar ke komunitas streamer. Di antaranya karena para streamer game mempunyai jumlah pengikut yang banyak karena adanya kesamaan hobi, yakni bermain game online.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menyampaikan target pasar judi online ini adalah masyarakat yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk melihat media sosial.
"Maka dari itu, penyedia judi online akan lebih efektif untuk mengiklankan melalui platform media sosial dan YouTube. Khusus untuk media sosial, iklannya sangat banyak dan terang-terangan juga ada akun penyedia judi online," ujar Huda.
Selain itu, dia menjelaskan di platform streaming yang biasa digunakan para streamer game ini tidak bisa melacak adanya transaksi. Promosi dengan cara saweran tersebut bisa menyasar ke para streamer di platform lain, tidak hanya game streamer saja.
Untuk itu, dia meminta untuk menindaklanjuti dengan tegas bagi streamer game yang terlibat promosi judi online. Namun, lain halnya dengan diberi uang secara cuma-cuma, para streamer game bisa menyerahkan uang pemberian judi online tersebut ke polisi dan melacak siapa pengirimnya.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Kabar kurang mengenakkan datang dari salah satu startup edutech Zenius yang mengumumkan berhenti bero...
TechJumat, 05 Januari 2024
Tech - Dylan, bocah 13 tahun yang kini masuk dalam radar para elite keamanan digital dunia, mengukir prestasi yan...
TechSenin, 07 Juli 2025
Finance - Sebanyak 450 karyawan Bytedance dikabar resmi diputus kerjanya alias di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)....
TechJumat, 14 Juni 2024
Teknologi - Dulu, pengen cari info apapun pasti bakal bilang "ketik di google aja", lalu kita bakal dapetin semua...
TechKamis, 16 November 2023
Teknologi - Baru-baru ini, Instagram mengejutkan penggunanya dengan rencana penghapusan fitur Arsip Story, sebuah...
TechSelasa, 01 Oktober 2024
Tech - Nvidia resmi menggelontorkan dana besar senilai USD 5 miliar atau sekitar Rp81 triliun ke Intel. Langkah b...
TechJumat, 19 September 2025
Teknologi - Amerika Serikat terus bombarding China perihal kebijakan luar negeri agar negeri Tirai Bambu itu teru...
TechSenin, 22 Januari 2024
Teknologi – Kasus perjudian online kembali mencuat, kali ini menyeret sejumlah pegawai Kementerian Komunikasi d...
TechSenin, 25 November 2024
Teknologi - Sebagai platform yang dapat membagi pesan antar satu ke pengguna lainnya, Telegram terancam ditutup.�...
TechSenin, 26 Agustus 2024
Di tengah derasnya arus media sosial dan maraknya platform video pendek, muncul profesi baru yang kini banyak dil...
TechSenin, 10 November 2025