Viral Telur Mentah dalam Program MBG di SMA 1 Cigemblong, BGN Beri Klarifikasi
Selasa, 27 Januari 2026
Pengunggah: Redaksi
Pihak sekolah membenarkan insiden tersebut. Wakil Kepala Sekolah sekaligus Humas SMA Negeri 1 Cigemblong, Pepi Habibi, mengatakan masalah baru diketahui setelah makanan dibagikan ke kelas dan dibuka oleh siswa. Dari total 227 siswa penerima MBG, sekitar 100 porsi diketahui bermasalah.
“Begitu telurnya dipecahkan, masih mentah dan berbau amis,” ujar Pepi, Minggu (25/1/2026) yang dikutip dari kompas.com.
Pepi menambahkan, insiden ini bukan yang pertama sejak program MBG dilaksanakan di sekolah tersebut pada Januari 2026. Sebelumnya, pihak sekolah menemukan sayuran yang terdapat belatung serta buah melon dalam kondisi berlendir. Menurutnya, pihak sekolah telah beberapa kali menyampaikan peringatan kepada penyedia makanan.
“Yang paling kami khawatirkan adalah keselamatan siswa. Jangan sampai ada kejadian keracunan,” katanya.
Sementara itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Amanah Permas Agung selaku penyedia makanan memberikan klarifikasi. Kepala Dapur SPPG, Rasudin, menyebut insiden telur mentah terjadi akibat kelalaian dalam proses pengambilan dan pengemasan makanan.
“Telur mentah posisinya berdekatan dengan telur matang. Saat dipindahkan, sempat tercampur,” ujar Rasudin. Berdasarkan rekaman CCTV, telur mentah terbawa dalam satu wadah karena petugas memasak tidak berada di lokasi saat itu.
Ia memastikan kejadian tersebut bukan unsur kesengajaan dan menyebut jumlah telur yang tertukar sekitar 15 kilogram. Terkait insiden sebelumnya, Rasudin mengakui adanya beberapa kendala yang disebutnya sebagai bagian dari proses penyesuaian operasional dapur di tahap awal pelaksanaan program.
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak juga telah memberikan respons. Koordinator Wilayah SPPG BGN Kabupaten Lebak, Asep Royani, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan telah dilakukan tindak lanjut serta koordinasi dengan pihak penyedia makanan.
“Kami sudah menyusun laporan khusus sebagai bahan evaluasi agar kualitas dan keamanan makanan MBG ke depan lebih terjaga,” ujar Asep.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya rasa aman di transportasi publik serta peran aktif semua pihak dalam mencegah dan menghentikan tindakan pelecehan.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, buka suara terkait penggeledahan yang dilakukan Kejak...
NewsKamis, 19 Desember 2024
News – Insiden mengerikan menimpa Aipda Ibrohim, seorang Bhabinkamtibmas, yang menjadi korban penyiraman air ke...
NewsSenin, 02 Desember 2024
Upaya revisi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan kian menuai perhatian dari berbagai organisasi m...
NewsKamis, 09 April 2026
News — Elon Musk resmi angkat kaki dari kursi kehormatan pemerintahan Donald Trump. Sosok yang dikenal flamboya...
NewsKamis, 29 Mei 2025
Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah serius dalam merespons kondisi darurat lingkungan dan meningkatnya r...
NewsSelasa, 03 Februari 2026
News – Nama grup band D’Masiv kini resmi diabadikan sebagai bagian dari halte TransJakarta. Halte yang sebelu...
NewsSelasa, 04 Maret 2025
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang datang dari Jakarta menjadi kebahagiaan untuk masyarakat adat OHongana di H...
NewsSabtu, 25 Oktober 2025
Wacana mengembalikan pemilihan kepala daerah (pilkada) dari tangan rakyat ke meja DPRD kembali menguat. Didukung ...
NewsJumat, 23 Januari 2026
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, kebutuhan akan ruang yang aman untuk mengenali se...
NewsKamis, 16 Juli 2026
News - Pelaku penembakan terhadap mantan Presiden dan sekaligus calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump, akhi...
NewsMinggu, 14 Juli 2024