Turunkan Anggaran Makan Bergizi Gratis, Prabowo Dapat Ancaman Harga Saham Bakal Anjlok
Rabu, 04 Desember 2024
Pengunggah: Redaksi
News - Presiden Prabowo Subianto mengungkap tantangan yang dihadapinya dalam merealisasikan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat Indonesia.
Dalam pidatonya pada Pembukaan Sidang Tanwir Muhammadiyah 2024 yang disiarkan secara virtual pada Rabu (4/12), ia menceritakan pengalaman menerima ancaman dan ejekan, termasuk kekhawatiran bahwa program ini akan memicu kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Menurut Prabowo, ancaman tersebut datang sejak hari-hari awal pemerintahannya. Ia menyebut, baik ancaman terbuka maupun terselubung, kerap ia terima saat mengumumkan program ini, yang bertujuan untuk memberantas kelaparan dan kemiskinan.
Salah satu ancaman yang paling mencolok adalah kekhawatiran bahwa inisiatif tersebut akan merugikan pasar saham.
"Apa? Mau ngasih makan bergizi? Hahaha. Mereka tertawakan saya, ancam saya. Katanya, harga indeks saham akan turun," ujar Prabowo.
Namun, ia menanggapi ancaman tersebut dengan tenang. Prabowo menegaskan bahwa dampak kejatuhan pasar saham tidak serta-merta merugikan mayoritas masyarakat, khususnya yang tinggal di pedesaan.
"Kalau saham jatuh, yang terkena imbas itu ya pemain bursa. Rakyat di desa-desa, yang saya perjuangkan, tidak punya saham," tegasnya.
Prabowo juga mengaku sering kali dianggap remeh ketika menyampaikan visi besarnya untuk menghapus korupsi, kemiskinan, dan kelaparan di Indonesia. Meski begitu, ia menyatakan tidak akan mundur dari upayanya membawa perubahan bagi rakyat Indonesia.
Langkah kontroversial ini, yang memangkas anggaran makan bergizi gratis dari Rp15.000 menjadi Rp10.000 per porsi, menuai beragam reaksi. Namun, Prabowo menegaskan bahwa keputusan tersebut telah melalui berbagai pertimbangan matang.
Prabowo percaya bahwa program ini adalah solusi strategis untuk membantu masyarakat miskin mendapatkan akses gizi yang layak, terlepas dari tekanan ekonomi yang dihadapi.
Dengan tekad yang kuat, Presiden Prabowo menutup pidatonya dengan pesan optimisme bahwa perubahan besar selalu dimulai dari gagasan kecil yang penuh tantangan. Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan mendukung langkah pemerintah dalam mengutamakan kesejahteraan rakyat di atas segala kepentingan.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News — Nur Afiyah Daeng Damin (28), seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia, tewas setelah mengalami ...
NewsSelasa, 24 Juni 2025
Musim kemarau mulai menunjukkan dampaknya di Kabupaten Bogor. Ratusan warga di Desa Parakan Muncang, Kecamatan Na...
NewsSabtu, 20 Juni 2026
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengangkutan dan pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan kembali memb...
NewsSelasa, 20 Januari 2026
News – Potongan video dakwah Gus Miftah viral kembali dan memicu amarah publik.Dalam video tersebut, mantan utu...
NewsMinggu, 08 Desember 2024
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti sejumlah persoalan mendasar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi ...
NewsSelasa, 21 April 2026
News - Selain terhamburnya gas air mata terhadap sejumlah siswa saat melakukan aktivitas belajar-mengajar, ribuan...
NewsRabu, 13 September 2023
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantam raksasa teknologi Meta. Kali ini, sekitar 8.000 karya...
NewsSelasa, 05 Mei 2026
Penghentian sementara operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah akibat keterlamba...
NewsKamis, 18 Juni 2026
News - Menjelang Hari Raya Idul Adha semua umat islam di Indonesia akan merayakan lebaran kurban 1445 Hijriah. T...
NewsSabtu, 15 Juni 2024
Langkah tegas diambil Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dengan menahan seorang direktur perusahaan tambang berini...
NewsRabu, 25 Februari 2026