Seorang Pria di Bima Mengaku Ditipu Polisi 80 Juta, Diduga untuk
Sabtu, 08 Maret 2025
Pengunggah: Fathiyyah Azizah
News – Seorang warga Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maman (35), melaporkan seorang anggota polisi berinisial LI yang diduga menggelapkan uang hingga Rp 80 juta. Uang tersebut diduga digunakan untuk judi online.
Kasus ini bermula pada Februari 2025, saat Maman diperkenalkan dengan LI oleh seseorang. Beberapa hari kemudian, LI meminjam uang Rp 10 juta dengan alasan memperbaiki kandang ayam potong. Pinjaman itu dikembalikan keesokan harinya.
Setelahnya, LI kembali meminta pinjaman Rp 40 juta dengan alasan serupa. Karena tidak memiliki uang tunai, Maman menyerahkan BPKB mobil pikap yang sedang digadaikan di Pegadaian senilai Rp 40 juta.
Sehari kemudian, LI kembali meminta Rp 40 juta dari kakak ipar Maman dengan janji akan melunasi semua utangnya pada awal Maret 2025. Namun hingga kini, LI belum mengembalikan uang tersebut dan sulit dihubungi.
“Kami percaya karena LI bilang akan mengambil uang koperasi di Polsek Monta, tempatnya bertugas, untuk mengembalikan pinjaman. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujar Maman, Jumat (7/3/2025).
Maman mengaku telah mencari LI ke berbagai lokasi, termasuk kandang ayam potong di Desa Waro dan rumahnya di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, tetapi tidak menemukannya.
Kemudian Maman mendapat informasi bahwa LI telah kembali ke kampung halamannya di Lombok Tengah.
Dugaan kasus ini semakin berkembang setelah Maman mengetahui bahwa LI juga sering meminjam uang dari warga lain.
Bahkan, ada yang mengaku sertifikat tanahnya telah digadaikan oleh LI dan belum dikembalikan.
“Kami mendapat informasi bahwa LI sering berutang untuk judi online. Uangnya dipakai sebagai modal slot,” tambah Maman.
Merasa dirugikan, Maman bersama beberapa warga telah melaporkan LI ke Polsek Monta dan Polres Bima. Mereka berharap polisi segera menemukan LI dan mengembalikan uang serta aset yang telah digadaikan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Monta, Iptu Sudarto, membenarkan adanya laporan terkait LI.
Iptu Sudarto mengungkapkan bahwa LI merupakan Bhabinkamtibmas Desa Wilamaci, Kecamatan Monta, dan saat ini sedang dicari oleh aparat.
“Modusnya meminjam uang. Kami masih melacak keberadaannya, diduga melarikan diri ke Lombok,” ujar Sudarto.
(Fat/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Rencana pembatasan pembuangan sampah ke TPST Bantargebang kembali menempatkan persoalan klasik pengelolaan limbah...
NewsSelasa, 05 Mei 2026
News — Filipina bagian selatan diguncang gempa berkekuatan 6,3 magnitudo hari ini, Selasa (24/6/2025), guncanga...
NewsSelasa, 24 Juni 2025
Kabar penetapan insentif bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tenaga pendidik dan k...
NewsSenin, 02 Maret 2026
News – Kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari mayor menjadi letnan kolonel (letko...
NewsMinggu, 09 Maret 2025
Harga cabai rawit merah kembali menyentuh level tinggi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (...
NewsSelasa, 14 Juli 2026
News - Per hari ini, Gunung Semeru kembali alami erupsi sebanyak dua kali dengan kolom abu mencapai 600 meter. Di...
NewsRabu, 19 Juni 2024
News – Serangkaian serangan militer Israel menghantam sejumlah sekolah yang selama ini digunakan sebagai tempat...
NewsSabtu, 05 Juli 2025
News – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Rusdamdiansyah alias Dandi, driver ojek online yang tewas diania...
NewsKamis, 11 September 2025
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, akhirnya buka suara soal harga sebenarnya gas LPG 3 kilogram (Kg) yang...
NewsKamis, 13 November 2025
News - Ribuan warga Perumahan Mangun Jaya Indah 2, Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, masih kesuli...
NewsRabu, 14 Mei 2025