Rusia Luncurkan Rudal Balistik Antarbenua untuk Pertama Kalinya ke Ukraina

Kamis, 21 November 2024

2970

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: Rudal Balistik Rusia (Pontas).

News - Rusia untuk pertama kalinya sejak invasinya ke Ukraina meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) ke wilayah Ukraina, menandai eskalasi baru dalam konflik berkepanjangan antara kedua negara. 

Langkah ini dilakukan setelah Ukraina menggunakan rudal jarak jauh yang dipasok oleh Barat untuk menyerang target di Rusia.

Menurut pernyataan resmi Angkatan Udara Ukraina, serangan rudal tersebut terjadi pada Kamis pagi (21/11/2024), dengan pusat kota Dnipro menjadi salah satu sasaran. 

"Secara khusus, rudal balistik antarbenua diluncurkan dari wilayah Astrakhan di Federasi Rusia," demikian keterangan resmi yang diterbitkan dan dikutip kantor berita AFP.

Sebuah sumber di Angkatan Udara Ukraina mengonfirmasi bahwa ini adalah kali pertama Rusia menggunakan senjata tersebut dalam invasi ke Ukraina. 

Meskipun rudal itu dirancang untuk membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir, sumber tersebut menyatakan bahwa rudal yang diluncurkan tidak dilengkapi muatan nuklir.

"Kami menembak jatuh enam rudal," ujar Angkatan Udara Ukraina, tanpa memberikan detail lebih lanjut mengenai apakah rudal balistik antarbenua termasuk di antaranya.

Ketika ditanya soal peluncuran rudal ini, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menolak memberikan komentar.

Serangan ini menjadi sinyal terbaru bahwa ketegangan antara kedua negara semakin meningkat, terutama setelah Barat meningkatkan dukungannya untuk Ukraina dengan memasok senjata jarak jauh. 

Hingga kini, belum ada respons resmi dari komunitas internasional terkait penggunaan ICBM dalam konflik tersebut.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait