Pakai Taktik "Jaring Laba-laba", Ukraina Luncurkan 177 Drone Hancur 40 Pesawat Tempur Rusia
Senin, 02 Juni 2025
Pengunggah: Redaksi
News - Ukraina baru saja melakukan operasi drone terbesar mereka. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 117 unit drone dikerahkan ke wilayah Rusia dalam serangan yang disebut “Operasi Jaring Laba-laba” oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU).
Target yang disasar ada empat pangkalan udara utama yang menampung puluhan pesawat tempur milik Rusia.
Terkait hal tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan ini sebagai pencapaian luar biasa dari tim SBU. Dalam unggahan media sosialnya, ia memberi apresiasi khusus untuk Kepala SBU, Vasyl Maliuk, atas hasil yang ia sebut “spektakuler”.
“Setiap drone punya pilotnya sendiri. Dan menariknya, markas operasi kami di Rusia ternyata cuma sepelemparan batu dari kantor FSB mereka,” ujar Zelensky.
Sumber internal SBU mengungkap, serangan ini direncanakan selama satu setengah tahun. Mereka menyelundupkan drone ke Rusia, menyembunyikannya dalam kabin kayu di atas truk, dan meluncurkannya di waktu yang benar-benar diperhitungkan.
Empat pangkalan militer yang diserang adalah:
* Belaya di Irkutsk, Siberia
* Olenya di Murmansk, Rusia bagian utara
* Dyagilevo di Ryazan, Rusia tengah
* Ivanovo di Ivanovo Oblast
Sasaran utama operasi tersebut adalah pesawat strategis seperti Tu-95 dan Tu-22M3 yang punya kemampuan membawa senjata nuklir, serta pesawat A-50 yang digunakan Rusia untuk peringatan dini.
SBU memperkirakan kerugian Rusia akibat serangan ini mencapai sekitar 7 miliar dolar AS. Namun, klaim ini belum diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.
Menanggapi serangan tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi adanya drone yang menyerang lima wilayah mereka. Namun mereka menyebut serangan itu sebagai “aksi teror” dan mengklaim telah menangkis sebagian besar drone yang menyerang.
Meski begitu, otoritas Rusia di wilayah Irkutsk dan Murmansk membenarkan bahwa sejumlah pesawat sempat terbakar sebelum akhirnya api dipadamkan.
Pihak Rusia juga menyatakan telah menangkap beberapa orang yang diduga terlibat.
Di sisi lain, Ukraina juga dilaporkan mengalami serangan drone dan rudal besar-besaran di malam hari. Eskalasi ini terjadi bersamaan dengan rencana pertemuan delegasi Rusia dan Ukraina di Istanbul, Turki, untuk membahas putaran negosiasi damai selanjutnya.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Pemerintah pusat memberikan angin segar untuk daerah yang berhasil menurunkan angka stunting. Melalui Keputusan M...
NewsMinggu, 16 November 2025
News - Simpang siur terkait hancurnya nuklir Iran oleh Amerika Serikat (AS) ke tiga lokasi nuklir utama pada Mi...
NewsKamis, 26 Juni 2025
Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi sorotan. Bukan tentang gedung megah atau teknologi smart city yang tel...
NewsJumat, 07 November 2025
News - Restoran cepat saji terbesar di dunia McDonald's (McD) mendapat ancaman boikot dari warganet usai disinyal...
NewsMinggu, 15 Oktober 2023
News - Ukraina baru saja melakukan operasi drone terbesar mereka. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 117 unit drone ...
NewsSenin, 02 Juni 2025
Rencana pembatasan pembuangan sampah ke TPST Bantargebang kembali menempatkan persoalan klasik pengelolaan limbah...
NewsSelasa, 05 Mei 2026
Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapus skema pensiun seumur hidup bagi anggota DPR dan pejabat tinggi...
NewsMinggu, 22 Maret 2026
News - Kaki Menapak, sebuah komunitas yang menginspirasi kalangan anak muda, sukses menggelar event perdana yang ...
NewsKamis, 03 Oktober 2024
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggalu kasus korupsi dana operasional kepala daerah Papua. Yang...
NewsSenin, 16 Juni 2025
News — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), secara res...
NewsJumat, 13 Desember 2024