Ketika Laporan Intelijen AS dan Gedung Putih Bertentangan Terkait Hancurnya Nuklir Iran
Kamis, 26 Juni 2025
Pengunggah: Redaksi
News - Simpang siur terkait hancurnya nuklir Iran oleh Amerika Serikat (AS) ke tiga lokasi nuklir utama pada Minggu (22/6) lalu diklaim tak sepenuhnya berhasil.
Informasi awal dari Badan Intelijen Pertahanan AS (DIA) menyebut bahwa serangan itu gagal menghancurkan komponen inti dari program nuklir Teheran.
Dalam laporan setebal lima halaman yang dikutip Al Jazeera (25/6/2025), disebutkan bahwa dampak serangan hanya menunda aktivitas nuklir Iran kurang dari enam bulan.
Bahkan, dua fasilitas bawah tanah hanya mengalami kerusakan di pintu masuknya, tanpa meruntuhkan struktur utama. Lebih lanjut, uranium yang sudah diperkaya diyakini telah dipindahkan sebelum serangan terjadi.
Namun, laporan ini langsung dimentahkan oleh informasi Gedung Putih. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menuding laporan tersebut sebagai upaya menjatuhkan Presiden Donald Trump dan mencemarkan nama baik para pilot tempur yang disebutnya "menjalankan misi dengan sempurna".
“Kebocoran penilaian yang dituduhkan ini merupakan upaya jelas untuk merendahkan Presiden Trump, dan mendiskreditkan pilot pesawat tempur pemberani yang melakukan misi itu,” tulis Leavitt dalam pernyataan resminya di platform X.
Trump sendiri tak tinggal diam. Ia menyebut laporan-laporan tersebut sebagai bagian dari "berita palsu" yang sengaja dibuat untuk mengecilkan keberhasilan salah satu operasi militer terbesar dalam sejarah.
"CNN dan New York Times telah bekerja sama untuk mengkerdilkan keberhasilan besar ini," tegasnya, dikutip dari Kompas Global (25/6).
Bahkan, Direktur CIA John Ratcliffe ikut angkat suara. Dalam keterangannya ke media (26/6), ia menyatakan bahwa CIA punya bukti kredibel dari sumber terpercaya yang menunjukkan beberapa fasilitas nuklir utama Iran telah hancur dan memerlukan waktu bertahun-tahun untuk dibangun kembali.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Sudah lebih dari tiga bulan, tujuh anak buah kapal (ABK) asal Indonesia terombang-ambing di Perairan Myanmar. Mer...
NewsRabu, 15 Oktober 2025
News — Aksi protes meletup di kawasan Warpramasi, Papua Barat, usai pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Nege...
NewsMinggu, 11 Mei 2025
News — Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, saat ini sedang menjalani pem...
NewsKamis, 19 Desember 2024
News — Bentrokan antara anggota TNI dan organisasi masyarakat (Ormas) terjadi di Kecamatan Pancur Batu, Kabupat...
NewsKamis, 30 Januari 2025
Di balik ambisi besar pemerintah dalam menghadirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), muncul suara-suara kecil ...
NewsMinggu, 16 November 2025
News - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) pada jalur pintu mas...
NewsRabu, 05 Februari 2025
Suasana lengang di gerbang Dusun Toro, Desa Lubuk Kembang, Pelalawan, Riau, pada Agustus 2025, justru menyimpan i...
NewsSelasa, 05 Mei 2026
News - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumpulkan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jak...
NewsSelasa, 04 Maret 2025
News - Dalam acara pengukuhan peserta Paskibraka Nasional 2024 di IKN, Selasa (13/8) terlihat bahwa tidak ada sat...
NewsJumat, 16 Agustus 2024
News - Israel tak berkutik setelah mendengar keputusan Dewan Kehormatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) yang ...
NewsSelasa, 11 Juni 2024