Misteri Suara Ledakan di Candi Prambanan, Pengelola Ungkap Hasil Penelusuran
Jumat, 03 Juli 2026
Pengunggah: Redaksi
Suasana malam di sekitar kawasan Candi Prambanan mendadak berubah mencekam pada Rabu (24/6) sekitar pukul 21.00 WIB. Dentuman keras yang terdengar berulang kali membuat banyak warga panik. Sebagian bahkan berhamburan keluar rumah karena mengira terjadi ledakan atau insiden serius di sekitar kawasan cagar budaya tersebut.
Kepanikan warga semakin meluas setelah sejumlah video dan kesaksian beredar di media sosial. Dalam rekaman yang viral, langit malam tampak memerah disertai suara ledakan yang bergema hingga ke wilayah Kalasan, Kabupaten Sleman. Tidak sedikit warganet yang berspekulasi mengenai sumber suara tersebut sebelum informasi resmi akhirnya disampaikan oleh pihak berwenang.
Bagi warga yang tinggal di sekitar Prambanan, suara ledakan malam itu bukanlah hal yang biasa. Getaran bahkan disebut terasa hingga membuat kaca rumah bergetar. Fenomena ini memunculkan pertanyaan mengenai apa sebenarnya yang terjadi di sekitar salah satu destinasi wisata dan situs warisan budaya paling penting di Indonesia.
Setelah dilakukan penelusuran, misteri tersebut akhirnya terjawab. Pengelola kawasan Candi Prambanan memastikan bahwa suara ledakan bukan berasal dari area operasional kompleks candi. General Manager Prambanan & Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho, menjelaskan bahwa penyalaan kembang api berlangsung di luar Zona 2 kawasan Candi Prambanan, tepatnya di wilayah RT 25 Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.
Berdasarkan informasi yang diterima pengelola, penyalaan kembang api dilakukan sebagai bagian dari proses pengambilan foto dan video prewedding. Kegiatan tersebut telah berkoordinasi dengan pemerintah desa serta memperoleh izin dari pihak berwenang sehingga tidak melanggar prosedur yang berlaku.
Kepala Desa Tlogo, Raksono, turut membenarkan bahwa lokasi penyalaan sempat dipindahkan. Awalnya kegiatan direncanakan berlangsung di dekat lapangan futsal sebelah timur kawasan Taman Wisata Candi, namun setelah mendapat keberatan dari warga karena lokasinya terlalu dekat dengan permukiman, panitia memindahkan titik peluncuran ke lahan yang lebih terbuka di kawasan utara.
Meski demikian, besarnya suara ledakan ternyata berada di luar perkiraan. Warga mengaku baru pertama kali mendengar suara kembang api dengan dentuman sekeras itu. Beruntung, hingga kegiatan berakhir tidak ditemukan laporan mengenai korban maupun kerusakan bangunan di sekitar lokasi.
Kepolisian Sektor Prambanan juga memastikan seluruh kegiatan berlangsung dalam pengawasan aparat keamanan dan telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, dugaan adanya ledakan akibat insiden tertentu maupun gangguan terhadap kawasan Candi Prambanan dipastikan tidak benar.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kegiatan yang melibatkan efek suara tinggi, meskipun telah mengantongi izin, tetap memerlukan komunikasi publik yang lebih baik. Di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial, minimnya pemberitahuan kepada masyarakat dapat memicu kepanikan dan melahirkan berbagai spekulasi sebelum fakta sebenarnya terungkap.
Bagi kawasan seperti Candi Prambanan yang menjadi ikon pariwisata sekaligus situs cagar budaya, koordinasi antar penyelenggara kegiatan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi aspek penting. Transparansi informasi tidak hanya mampu mencegah keresahan warga, tetapi juga menjaga citra kawasan wisata agar tidak terseret isu yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), langit Monas di J...
NewsSabtu, 05 Oktober 2024
Pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Data terbaru yang didapatkan dari ...
NewsJumat, 07 November 2025
News – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Ib...
NewsMinggu, 17 Agustus 2025
Integritas seorang atlet kerap diuji bukan hanya saat reli panjang di lapangan, tetapi justru dalam sunyi, ketika...
NewsSenin, 02 Maret 2026
News — Tiga hari pascagempa sebesae 4,9 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, ratusa...
NewsSelasa, 08 Juli 2025
News – Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang selama dua dekade terakhir dikenal sebagai “Pang...
NewsSelasa, 22 Juli 2025
Perubahan hukum pidana nasional yang resmi berlaku sejak 2 Januari 2026 kembali memantik perdebatan. Di satu sisi...
NewsSenin, 23 Februari 2026
News - Dalam rangka menyiapkan pemuda yang berkualitas untuk menyambut Indonesia Emas 2045, PPI Dunia mengadakan ...
NewsMinggu, 28 Januari 2024
News - Selain terhamburnya gas air mata terhadap sejumlah siswa saat melakukan aktivitas belajar-mengajar, ribuan...
NewsRabu, 13 September 2023
News — Aksi penipuan bermodus bukti transfer palsu yang dilakukan TNA (32), wanita yang sempat viral karena men...
NewsJumat, 18 April 2025