Kepergok Bagikan Makanan Gratis ke Tentara Israel, McDonald's Dapat Seruan Boikot

Minggu, 15 Oktober 2023

3825

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: McDonald's (instagram/McDonald's ).

News - Restoran cepat saji terbesar di dunia McDonald's (McD) mendapat ancaman boikot dari warganet usai disinyalir membagikan makanan gratis terhadap tentara Israel. 

Pemberian makanan dari McD itu diduga kepergok di tengah memanasnya konflik Hamas vs Israel di Jalur Gaza. 
Bahkan sejumlah pengguna platform X mengkritik tindakan waralaba McD di Israel dan menuduhnya terlibat dalam konflik. 

"Jika McDonalds memberikan makanan gratis kepada Angkatan Pertahanan Israel dan bukan kepada mereka yang terdampak di GAZA, maka saya pikir seluruh Muslim di seluruh dunia harus memboikot McDonalds," cuit akun @N**nesX_, Minggu (15/10/2023). 

Selain itu, ada unggahan poster berisi seruan mendukung kesadaran dan akuntabilitas. Dalam hal ini, McD diminta untuk lebih adil. 

"Mari kita tingkatkan kesadaran dan dorong akuntabilitas dari merek-merek ini. Ingat, suara dan tindakan setiap individu dapat membuat perbedaan dalam membentuk dunia yang lebih adil," demikian isi poster tersebut. 

Selain di platform X, dalam unggahan Instagram pun McD mengatakan pihaknya telah menyumbangkan ribuan makanan gratis kepada tentara Pasukan Pertahanan Israel serta rumah sakit. 

"Update bahwa kemarin kami telah menyumbangkan 4.000 makanan ke rumah sakit dan unit militer. Kami bermaksud untuk menyumbangkan ribuan makanan setiap hari kepada tentara di lapangan dan di daerah wajib militer," tuturnya. 

Lebih lanjut, McD juga telah membuka 5 cabang dengan tujuan memberikan bantuan dan sumbangan makanan kepada pasukan keamanan. 

Hingga saat ini, restoran berlogo badut loreng itu terhitung telah menyumbangkan 12.000 makanan kepada IDF dan penduduk Israel di daerah sekitarnya.

 

(Frq/Tra)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait