Kejanggalan yang Terjadi di Kasus Sritex, Awalnya Untung, Lalu Rugi Triliuanan Rupiah
Kamis, 22 Mei 2025
Pengunggah: Redaksi
News – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menguak dugaan kejanggalan yang terjari dalam kasus kredit perbankan yang menyeret nama perusahaan tekstil raksasa, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
Dugaan penyimpangan tersebut mencuat setelah ditemukan lonjakan keuangan yang tak wajar, yaitu untung triliunan di satu tahun, rugi belasan triliun di tahun berikutnya.
“Awalnya, dalam laporan keuangan tahun 2020, Sritex mencatatkan laba sebesar Rp1,24 triliun. Tapi, di tahun 2021, tiba-tiba tercatat rugi sampai 1,08 miliar dolar AS, setara Rp15,65 triliun,” ungkap Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (21/5/2025) malam.
Lebih lanjut, Qohar menegaskan, selisih yang tak masuk akal tersebut menjadi fokus penyidikan.
"Ada lonjakan signifikan dalam dua tahun tersebut. Ini yang jadi titik fokus penyelidikan," ujarnya.
Diketahui, hingga Oktober 2024, Sritex tercatat memiliki tagihan kredit yang belum dilunasi sebesar Rp3,58 triliun. Kredit tersebut berasal dari bank-bank pelat merah yang tergabung dalam Himbara, bank milik daerah, hingga 20 bank swasta lainnya.
Seiring penelusuran berlangsung, Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni eks Direktur Utama Sritex periode 2005–2022, Iwan Setiawan Lukminto (ISL), Pimpinan Divisi Korporasi dan Komersial Bank BJB, Dicky Syahbandinata, serta mantan Direktur Utama Bank DKI tahun 2020, Zainudin Mapa.
Akibat dugaan perbuatan melawan hukum ini, negara disebut mengalami kerugian keuangan senilai Rp692,9 miliar dari total kredit yang belum dilunasi sebesar Rp3,58 triliun.
Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah Kejaksaan Agung mengungkap dugaan penyi...
NewsRabu, 17 Juni 2026
News - Militer Israel melancarkan serangan besar-besaran di wilayah Jenin, Tepi Barat, yang diduduki, hal ini men...
NewsKamis, 23 Januari 2025
News - Saat Hamas menyerang 22 lokasi di Israel Selatan 7 Oktober lalu, media-media barat pro-Israel membingkai...
NewsKamis, 19 Oktober 2023
News - Akun Instagram resmi Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, sempat jadi bahan omongan di Medi...
NewsKamis, 05 Juni 2025
News – Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, tutup usia pada Senin pagi waktu Vatikan, di usia 88 tah...
NewsSenin, 21 April 2025
Kematian gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) bernama Ratna di R Zoo and Park, Kabupaten Serdang Bedagai, ...
NewsSenin, 30 Maret 2026
News - Semakin kesini, populasi manusi terus meningkat seiring bertambahnya usia bumi. Ada beberapa negara denga...
NewsSabtu, 13 Juli 2024
News - Perayaan Hari Jadi Bogor ke-542 berlangsung dengan meriah dan disambut penuh antusiasme oleh warga. Rib...
NewsMinggu, 02 Juni 2024
News - Warga lingkar tambang panas bumi, bersama jaringan organisasi masyarakat sipil mengirimkan surat terbuka k...
NewsJumat, 20 Oktober 2023
Langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membekukan izin lingkungan 80 unit usaha tambang batu bara dan nikel m...
NewsSabtu, 28 Februari 2026