SDM Belum Memadai, Kemenkes Bakal Bangun 32 RS di Daerah Terpencil
Kamis, 16 Januari 2025
Pengunggah: Redaksi
Kesehatan - Sebanyak 66 kabupaten dan kota di Indonesia saat ini masih belum memiliki rumah sakit tipe C milik pemerintah.
Menjawab tantangan ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI merencanakan pembangunan 32 rumah sakit tipe C, dengan prioritas utama wilayah Indonesia bagian timur. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai dalam dua tahun ke depan.
“Sebanyak 32 rumah sakit akan kami bangun di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Insya Allah, groundbreaking akan dilakukan bertahap hingga akhir Maret. Dimulai Jumat ini di Nusa Tenggara Timur (NTT), kemudian dilanjutkan di Nias,” ujar Direktur Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya, saat ditemui di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2025).
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp170 miliar untuk pembangunan rumah sakit tipe C ini, dengan Rp20 miliar di antaranya dialokasikan untuk pengadaan alat kesehatan (alkes). Azhar menegaskan, pengadaan alkes akan memprioritaskan produk dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi.
Meski pembangunan berjalan, Azhar mengungkapkan kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.
“Yang menjadi kendala adalah SDM. Untuk itu, kami sudah menghubungkan kebutuhan ini dengan program-program yang ada di Direktorat Jenderal SDM Kesehatan. Tenaga kesehatan akan dipenuhi secara bertahap melalui program fellowship dan pendidikan yang sedang berjalan,” jelasnya.
Azhar menambahkan, rumah sakit tipe C membutuhkan setidaknya tujuh dokter spesialis dasar, yaitu anestesi, penyakit dalam, obgyn, pediatri, bedah, radiologi, dan patologi klinik.
“Kami fokus pada tujuh spesialis ini sebagai prioritas awal,” tegasnya.
Anggaran pembangunan rumah sakit tipe C ini bersumber dari dana pemerintah pusat dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diberikan kepada daerah.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah yang selama ini sulit terjangkau fasilitas kesehatan memadai.
Dengan langkah ini, pemerintah optimis dapat meningkatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan di seluruh Indonesia.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Kesehatan - Sobat youtz, siapa yang merasa dirinya ngantukan terus dan sering menguap? Atau sobat youtz pernah n...
HealthKamis, 11 Januari 2024
Kesehatan - Pasti sobat youtz sudah tidak asing lagi dengan istilah insomnia. Saat ini, 1 dari 2 orang dewasa men...
HealthRabu, 31 Januari 2024
Kesehatan - Seorang perempuan akhirnya angkat suara setelah tiga tahun memendam trauma usai diduga dilecehkan ole...
HealthKamis, 17 April 2025
Kesehatan - Seperti yang sobat youtz ketahui, saat ini telah banyak beredar skincare yang menawarkan manfaat yang...
HealthRabu, 28 Februari 2024
Health – Dunia kesehatan global (WHO) sedang mengalami guncangan setelah Amerika Serikat melakukan pemotongan d...
HealthRabu, 23 April 2025
Kesehatan - Sobat pasti sudah pernah dengar mengenai leukimia yang merupakan kanker sel darah ganas yang dapat me...
HealthSabtu, 25 Mei 2024
Health – Aktris Korea Selatan Kang So-ra bikin heboh penggemarnya usai mengungkap sudah empat tahun sama sekali...
HealthRabu, 13 Agustus 2025
Kesehatan - Sobat Youtz, pernah bertanya-tanya tidak kenapa tubuh bisa merasa lelah? Kelelahan merupakan hal yang...
HealthJumat, 26 Januari 2024
Kesehatan - Sobat Youtz! Tanggal 12 September kemarin, kita baru saja memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut...
HealthRabu, 20 September 2023
Kesehatan - Pemerintah berusaha meningkatkan konsumsi makanan sehat penduduk dengan mewajibkan penerapan label in...
HealthKamis, 25 Januari 2024