Kampus Top Dunia di Belanda Tolak Mahasiswa Penerima LPDP Indonesia
Rabu, 09 Juli 2025
Pengunggah: Ade Megalia Utami
Education — Salah satu kampus top dunia, University of Amsterdam (UvA), disebut menolak mahasiswa penerima beasiswa LPDP asal Indonesia. Isunya karena menyangkut masa depan studi jenjang doktoral (S-3) para akademisi Indonesia.
Cerita ini pertama kali mencuat lewat opini dosen Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta dan Sekolah Vokasi Universitas Indonesia, Anggun Gunawan, yang dimuat Kompas.com, Jumat (4/7/2025). Dalam tulisannya yang berjudul “Kampus Top Dunia Mulai Menolak LPDP”, Anggun membeberkan pengalaman pribadinya.
Lebih lanjut, Anggun menyatakan bahwa University of Amsterdam menolak perpanjangan Letter of Acceptance (LoA) untuk program doktoralnya, padahal LoA sudah dikeluarkan sejak Januari 2025.
“University of Amsterdam, bersama sejumlah kampus lain di Belanda, memutuskan menghentikan sementara penerimaan mahasiswa PhD yang dibiayai oleh skema beasiswa luar negeri, termasuk LPDP yang tidak memenuhi standar minimum biaya hidup di Belanda,” tulis Anggun dalam opininya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso buka suara. Ia menegaskan bahwa lembaganya sudah menetapkan biaya hidup yang sesuai dengan standar negara tujuan. LPDP, menurutnya, tak asal hitung. Semua berdasarkan data, kajian, dan prinsip akuntabilitas.
“Living allowance (biaya hidup) yang diberikan LPDP selama ini cukup memadai,” kata Dwi, dikutip dari Kompas.com, Senin (7/7/2025).
Meski begitu, Dwi tak menutup mata. Ia mengakui, ada kasus tertentu di mana kebutuhan mahasiswa tidak selalu klop dengan skema pembiayaan yang ada. Karena itu, LPDP membuka ruang konsultasi dan pendampingan agar penerima beasiswa bisa merencanakan studi dengan matang.
“Kerja sama dengan kampus luar negeri harus dibangun atas dasar saling percaya dan saling dukung,” tambah Dwi.
LPDP menyarankan para calon awardee untuk aktif berkonsultasi dan jika perlu mencari kampus alternatif yang mendukung kerja sama dengan Indonesia. Untuk kampus seperti University of Amsterdam, Dwi menyebut saat ini ada 29 mahasiswa LPDP yang sedang studi, dan dua lagi akan segera menyusul.
Secara total, ada 799 mahasiswa LPDP yang sedang menempuh studi di Belanda, dan 105 lagi tengah bersiap berangkat. Artinya, kerja sama pendidikan Indonesia-Belanda masih berjalan. Tapi dinamika soal biaya hidup tampaknya jadi pekerjaan serius.
(Ade/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Edukasi - Sobat Youtz, tahu nggak sih apa hubungan diplomatik itu? Hubungan diplomatik merupakan suatu hubungan y...
EducationKamis, 16 Mei 2024
Edukasi - Sobat youtz, tahukah kamu menurut data yang ada di Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa hampi...
EducationSenin, 27 Mei 2024
Edukasi - Sobat Youtz pasti sudah tau kalo Skena menjadi suatu istilah yang ramai diperbincangkan dan menjadi sua...
EducationSelasa, 17 Oktober 2023
Edukasi - Halo, Sobat Youtz! Siapa yang sudah menyiapkan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha nanti?Tapi, Tahu ...
EducationSabtu, 15 Juni 2024
Oleh Faikhotul Maulidiyah* Edukasi - Sobat Youtz, tahukah kamu bahwa generasi yang lahir pada tahun 1995 hingga ...
EducationKamis, 31 Agustus 2023
Education — Di museum Klaster Bukuran, Kalijambe, Sragen, sekelompok konservator tengah sibuk mengurusi fosil p...
EducationSenin, 07 Juli 2025
Edukasi - Sobat Youtz, pasti pernah mendengar tradisi Thudong nggak sih? Hmm… kalau Hari Raya Waisak, Sobat tah...
EducationJumat, 24 Mei 2024
Edukasi - Sobat Youtz pasti dibuat heran ketika mendengar Bekas Popok bayi bisa menjadi pengganti pasir dalam pro...
EducationSenin, 09 Oktober 2023
Edukasi – Mentoring Beasiswa Rinaldi kembali hadir dengan pendekatan yang berbeda dalam membimbing generasi mud...
EducationSabtu, 30 November 2024
Edukasi - Sobat Youtz tahu nggak, Bullying atau dalam bahasa Indonesia berarti perundungan, merupakan suatu perbu...
EducationSenin, 16 Oktober 2023