Pertama di Indonesia, AeroBuddy Jadi Platform Operasional Berbasis AI di Bandara
Rabu, 20 September 2023
Pengunggah: Redaksi
Travel - Sebagai pengelola 20 bandara di Indonesia, PT Angkasa Pura II sedang mempersiapkan platform artificial intelligence (AI).
Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional bandara dan penerbangan. Platform AI itu diberi nama AeroBuddy. Sebagaimana diketahui, Platform Aerobuddy dapat mengintegrasikan seluruh data-data operasional bandara yang dimiliki AP II.
Pasalnya, AeroBuddy memiliki basis pengetahuan (knowledge) Big Data AP II, sehingga dapat berfungsi menjadi asisten pintar terbaik yang berguna bagi personel AP II. Selain itu, AeroBuddy akan melakukan analisis data tingkat lanjut (advanced data analytics) terhadap Big Data milik AP II, untuk kemudian memberikan masukan kepada personel AP II.
Lebih lanjut, AeroBuddy ini nantinya hadir dengan format percakapan melalui teks, di mana penggunaannya seperti halnya platform AI ChatGPT, namun memiliki pengetahuan yang lebih baik terkait bandara. Penggunaan AeroBuddy juga mencakup notifikasi otomatis yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Menanggapi hal tersebut, President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan hasil advanced data analytics berbasis Big Data AP II yang dilakukan AeroBuddy tentunya akan sangat jauh lebih baik dibandingkan dengan analisis secara manual.
Sementara itu, Guru Besar Cyber Law & Regulasi Digital Universitas Padjadjaran Ahmad M. Ramli mengapresiasi langkah AP II yang menghadirkan Platform AI AeroBuddy.
"PT Angkasa Pura II menjadi pelopor di Indonesia dalam mengeksplorasi pemanfaatan AI di bandara. Upaya ini diwujudkan melalui AeroBuddy yang berfungsi sebagai Engine dan Platform AI di bandara," ujar Ahmad M. Ramli.
Ramli mengatakan platform AeroBuddy yang dimiliki AP II, berperan menganalisis berbagai kasus secara komprehensif termasuk analisis deskriptif, prediktif bahkan preskriptif dengan cepat dan mudah.
"Berbagai inovasi dan terobosan berbasis AI di berbagai sektor perlu terus mendapat dukungan regulator dan pemangku kepentingan. Karena, penggunaan AI untuk optimasi layanan publik penerbangan saat ini adalah keniscayaan. Pilihannya memang bertransformasi atau terdisrupsi," tuturnya.
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Travel - Gunung Ijen atau yang terkenal dengan Kawah Ijen di Jawa Timur merupakan tempat wisata alam yang populer...
TravelKamis, 23 Mei 2024
Travel – Pesawat Saudia Airlines SV-5726 yang mengangkut 442 jemaah haji Jakarta-Jeddah secara tiba-tiba harus ...
TravelSelasa, 17 Juni 2025
Travel – Sobat Youtz, di tengah banyaknya tekanan yang dialami oleh Generasi Z (Gen Z), nampak issue keseha...
TravelKamis, 26 Juni 2025
Travel - Garuda Indonesia resmi meluncurkan livery tematik "Ayo Naik Garuda" pada Jumat (17/1) di Hangar 2 GMF Ae...
TravelSabtu, 18 Januari 2025
Travel - Sobat youtz pasti sudah tidak asing lagi kan sama binatang Koala. Binatang yang menggemaskan dan suka me...
TravelJumat, 05 Juli 2024
Travel - John Barnett (62) merupakan pensiunan pegawai perusahaan Pesawat Boeing setelah bekerja selama 32 tahun ...
TravelKamis, 14 Maret 2024
Travel - Otoritas Standar Periklanan Inggris (ASA) meminta maskapai penerbangan Wizz Air untuk menghentikan penay...
TravelKamis, 28 November 2024
Travel - Sebanyak 100 bungkus rokok ditemukan di koper jemaah haji asal Indonesia saat pemeriksaan X-Ray di Banda...
TravelKamis, 15 Mei 2025
Travel - Insiden dugaan kekerasan yang dilakukan anggota DPRD Sumatera Utara, Megawati Zebua, terhadap seorang pr...
TravelSabtu, 19 April 2025
Travel - Sobat Youtz, belakangan ini netizen dibuat gemas dengan sosok Kuda Nil kerdil yang cukup langka bernama ...
TravelRabu, 18 September 2024