Ini Negara dengan Work-life Terbaik di Dunia, Indonesia Nggak Ada
Kamis, 26 Juni 2025
Pengunggah: Faiza Nur Aini
Travel – Sobat Youtz, di tengah banyaknya tekanan yang dialami oleh Generasi Z (Gen Z), nampak issue kesehatan mental menjadi concern utama.
Banyak dari sekian Gen Z mengeluh dan kelelahan terkait kerjaan. Kayaknya bagusnya Gen Z yang ada di Indonesia coba kerja di luar negeri agar mendapatkan kesejahteraan kerja ya.
Karen sejumlah negara justru tampil sebagai contoh soal menjaga keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi. Bukan cuma soal jam kerja yang pendek, tapi juga sistem pendukung yang membuat warganya tetap produktif tanpa kehilangan waktu hidup.
Berikut negara dengan work-life terbaik di dunia:
Selandia Baru
Negeri indah ini punya budaya kerja yang fleksibel dan sangat mendukung sistem remote working. Banyak perusahaan mulai menerapkan skema four-day work week tanpa memotong gaji. Jam kerja nggak lebay, dan pemandangan alamnya bikin stres kerja cepat hilang.
Irlandia
Irlandia nggak main-main soal kebijakan cuti. Mulai dari cuti tahunan, cuti orang tua, sampai hak untuk "memutus sambungan" dari pekerjaan di luar jam kerja. Nah, secara hukum Sobat Youtz berhak cuekin email bos kalo ngirim malam-malam!
Belgia
Rata-rata jam kerja di Belgia lebih pendek dari kebanyakan negara Eropa. Pemerintah juga memberi izin buat kerja 4 hari seminggu dengan sistem jam kerja yang dikompres. Fleksibel, tapi tetap produktif.
Jerman
Kalau kamu kerja di Jerman, lembur itu bukan hal yang dibanggakan. Di sini, efisiensi dan waktu istirahat adalah budaya. Belum lagi jatah cuti tahunannya lebih dari 20 hari, lengkap dengan sistem jaminan sosialnya.
Norwegia
Dengan sistem kesejahteraan yang menyeluruh, Norwegia memastikan warganya nggak cuma kerja buat bayar tagihan. Cuti hamil, cuti ayah, dan tunjangan anaknya luar biasa. Hidup kerja jadi terasa adil dan manusiawi.
Denmark
Konsep “hygge” bukan cuma soal lilin dan selimut, tapi juga soal keseimbangan kerja-hidup. Pekerja Denmark rata-rata pulang jam 4 sore, dan punya waktu lebih buat keluarga, hobi, atau sekadar istirahat berkualitas.
Kanada
Budaya kerja di Kanada sangat terbuka terhadap fleksibilitas. Beberapa provinsi mulai menerapkan aturan larangan gangguan kantor setelah jam kerja. Jadi, WFH di sini bukan berarti 24 jam standby.
Australia
Dengan cuaca yang ramah dan gaya hidup aktif, Australia dukung penuh jam kerja fleksibel dan cuti yang layak. Kerja keras? Iya. Tapi jangan lupa hidup juga harus dinikmati.
Spanyol
Budaya “siesta” alias istirahat siang memang mulai jarang dipraktikkan formal. Tapi nilai-nilainya masih hidup, seperti makan siang santai, waktu keluarga yang dihargai, dan kebijakan cuti tahunan yang cukup panjang.
Finlandia
Sejak 1996, Finlandia sudah punya hukum yang ngasih kebebasan buat pekerja memilih jam kerjanya sendiri. Kolaboratif, suportif, dan fleksibel, nggak heran kalau negara ini sering disebut paling unggul dalam work-life balance.
(Fai/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Travel - Sobat Youtz, apa yang ada di pikiran kamu kalau mendengar kata-kata “tol bawah laut” ? Apakah gamba...
TravelJumat, 09 Agustus 2024
Citra kesopanan global kembali menempatkan Jepang di posisi puncak. Dalam survei yang dilakukan Remitly terhadap ...
TravelKamis, 09 April 2026
Travel - Sebagai perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring dengan fokus...
TravelJumat, 28 Juli 2023
Travel - Mungkin Sobat Youtz tak pernah menyangka bahwa salah satu ombak terbaik dan menjadi incaran para peselan...
TravelSenin, 02 Oktober 2023
Travel - Sobat Youtz pernah mendengar Suku Bajo? Ya, Suku Bajo dikenal karena kemampuan mereka sebagai pelaut ulu...
TravelSenin, 23 Oktober 2023
Travel - Perusahaan pengembang real estate berbasis di Chennai, India, Casagrand, kembali mencuri perhatian.Sebag...
TravelSelasa, 26 November 2024
Travel - Jakarta kembali mencatatkan namanya di kancah internasional. Kota metropolitan ini berhasil menempati pe...
TravelJumat, 07 Februari 2025
Travel - Sempat viral, aksi protes penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) terhadap eskalator di Stasiun Bekasi yang t...
TravelJumat, 09 Februari 2024
Travel - Pada bulan Ramadhan, umat islam berbondong-bondong pergi ke Masjidil Haram untuk melaksanakan ibadah. H...
TravelJumat, 29 Maret 2024
Travel - Dilaporkan pada hari Jumat (8/3/24) pukul 08.25 WITA, satu pesawat kargo milik maskapai penerbangan Smar...
TravelSelasa, 12 Maret 2024