Windows Tumbang, Jadi Kerugian Terbesar dalam Sejarah TI
Selasa, 23 Juli 2024
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Baru-baru ini dunia Teknologi Informasi mengalami guncangan yang sangat dahsyat, bahkan kejadian tersebut dapat dibilang terbesar dalam dunia TI.
Hal tersebut terjadi usai Microsoft Windows tumbang hingga menampilkan blue screen of death.
Perusahaan keamanan siber CrowdStrike juga kena imbasnya dan mengalami kerugian yang sangat besar.
Selain itu, dampak lainnya menyebabkan pembatalan lebih dari 5.000 penerbangan komersial, mengganggu bisnis mulai dari ritel, pengiriman paket, hingga prosedur di rumah sakit.
Atas kejadian tersebut, mengalami kerugian secara uang, waktu, serta produktivitas staf.
Setalah ditelusuri, kejadian tersebut disebabkan oleh update CrowdStrike yang error dan memerlukan waktu berhari-hari sebelum sistem kembali normal.
Lebih lanjut, CrowdStrike mengatakan sejumlah besar dari sekitar 8,5 juta perangkat yang terkena dampak telah kembali online.
Meski CrowdStrike meminta maaf, namun belum disebutkan apakah mereka bermaksud memberi kompensasi pada pelanggan yang terkena dampak atau tidak.
Menanggapi hak tersebut, para ahli mengatakan kemungkinan akan ada tuntutan remunerasi dan gugatan hukum.
"Jika Anda seorang pengacara CrowdStrike, Anda mungkin tidak akan menikmati sisa musim panas Anda," ungkap Dan Ives, analis teknologi Wedbush Securities yang dikutip dari CNN, Selasa (23/07/2024).
Para ahli sepakat masih terlalu dini untuk menentukan kerugian gangguan internet global itu.
Namun biaya yang harus ditanggung mereka yang terdampak totalnya bisa mencapai USD 1 miliar atau lebih dari Rp 16 triliun, menurut perhitungan Patrick Anderson, CEO Anderson Economic Group.
"Gangguan ini berdampak pada lebih banyak konsumen dan dunia usaha, mulai dari ketidaknyamanan hingga gangguan serius dan mengakibatkan biaya yang tak dapat mereka peroleh kembali dengan mudah," tuturnya.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Semakin canggihnya teknologi dapat mengancam siapapun yang memiliki data kerahasiaan. Bahkan lebih da...
TechSenin, 21 Oktober 2024
Finance - Sebanyak 450 karyawan Bytedance dikabar resmi diputus kerjanya alias di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)....
TechJumat, 14 Juni 2024
Jakarta - Seiring berkembang pesatnya teknologi seperti yang kita rasakan saat ini, nyatanya sangat membantu akti...
TechSabtu, 01 Juli 2023
Tech - Perusahaan induk Facebook dan Instagram, Meta sedang gencar-gencarnya membersihkan linimasa dari konten ha...
TechKamis, 17 Juli 2025
Tech - Dylan, bocah 13 tahun yang kini masuk dalam radar para elite keamanan digital dunia, mengukir prestasi yan...
TechSenin, 07 Juli 2025
Teknologi - Sobat Youtz siapa diantara kalian yang masih bingung untuk menentukan akan membeli dan menggunakan an...
TechSelasa, 07 November 2023
Teknologi - Jepang resmi meluncurkan matahari buatannya pada Jumat (1/12). Matahari buatan itu merupakan Reaktor ...
TechJumat, 08 Desember 2023
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan mulai membatasi akses media sosial bagi anak...
TechRabu, 11 Maret 2026
Tech - Virginia Mason Medical Center sepakat menyelesaikan gugatan class action terkait dugaan pembagian data pas...
TechRabu, 05 Maret 2025
Teknologi – Sobat youtz tahu tidak? Kita bisa mendeteksi apakah akan terjadi cuaca ekstrem atau tidak melalui 3...
TechSabtu, 17 Februari 2024