Pegawai SPPG Bantul Dipecat usai Video "Hilang Ingatan 70 Persen" Dianggap Ejek Korban Keracunan MBG
Rabu, 23 September 2026
Pengunggah: Redaksi
Seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarharjo II di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bernama Gerardus Permanaditya, menuai kecaman publik. Video yang ia buat dinilai mengolok-olok korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setelah videonya viral, ia dipecat dari posisinya.
Video tersebut dibuat pada Jumat (18/9/2026). Di dalamnya, Gerardus memakan chicken katsu sisa hari sebelumnya, lalu berkelakar bahwa ingatannya hilang 70 persen. Warganet langsung mengaitkan ucapan itu dengan kasus Febiona Purba, siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang mengalami gangguan ingatan setelah diduga keracunan MBG pada 13 Agustus 2026 dan sempat dirawat intensif di RSCM.
Gerardus mengklaim video itu awalnya hanya diunggah di status WhatsApp pribadi dengan jangkauan terbatas, lalu diunggah ulang oleh orang lain hingga menyebar luas. Ia telah membuat video klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka. Menurutnya, video itu dibuat untuk bersenang-senang dan tidak dimaksudkan menyindir korban maupun program MBG.
Meski begitu, kritik publik terus mengalir. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga ikut merespons kejadian ini. Badan Gizi Nasional (BGN) Regional DIY kemudian mengambil sikap tegas dengan memecat Gerardus karena dinilai melanggar etika dan profesionalitas sebagai penyelenggara program MBG.
Pihak SPPG Banjarharjo II juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Kepala SPPG menyebut stafnya telah mendapat teguran keras dan evaluasi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, ada kabar baik dari Karo. Febiona dan temannya, Agnesia, yang juga menjadi korban, dilaporkan sudah pulang ke rumah masing-masing dan akan kembali bersekolah.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelaksana program pemerintah dituntut menjaga empati dan etika, termasuk saat bermedia sosial. Candaan yang dianggap sepele bisa melukai perasaan para korban dan keluarganya, apalagi di tengah penanganan kasus yang masih berjalan.
Penulis : Christina Editor: (nama editor)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) baru-baru ini mengadakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)...
NewsSelasa, 30 Juli 2024
News - Semakin hari, sampah di Indonesia kian menimbun. Tak terkecuali sampah makanan. Ada kurang lebih 280 juta...
NewsRabu, 03 Juli 2024
News - Institute Pertanian Bogor University atau IPB University turut berduka cita atas meninggalnya salah satu m...
NewsRabu, 07 Agustus 2024
News - Ketegangan yang semakin tinggi antara China dan Philipina di Laut China Selatan membuat Kapal induk berten...
NewsKamis, 21 Desember 2023
Jakarta - Polusi udara terus merebak di atas langit jakarta. Padahal sejauh ini jumlah kendaraan terpantau lebih ...
NewsSelasa, 05 September 2023
Industri perfilman Indonesia kembali mencatat tonggak sejarah baru. Film komedi lokal Agak Laen: Menyala Pantiku ...
NewsJumat, 13 Maret 2026
Perjalanan rutin menggunakan KRL Jakarta–Bogor berubah menjadi pengalaman tidak menyenangkan bagi seorang penum...
NewsSelasa, 27 Januari 2026
News - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menginspirasi Komisi I DPR RI untuk mempersiapkan acara yang fokus pada pemb...
NewsJumat, 25 Oktober 2024
News - Sebagai wadah dalam menumbuh-kembangkan potensi anak muda di seluruh Indonesia, Youth Ranger Indonesia (Y...
NewsSenin, 30 Oktober 2023
News — Dugaan praktik penyewaan bilik asmara di Lapas Kelas II A Pamekasan, Jawa Timur, mencuat ke permukaan. S...
NewsJumat, 18 Juli 2025