Menag Nasaruddin Jamin Tak Ada Lagi Korupsi Kuota Haji 2025
Senin, 30 Juni 2025
Pengunggah: Iqbal Samiaji
News — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 bebas dari praktik korupsi, termasuk dalam penentuan dan pengelolaan kuota jemaah.
Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin saat merespons kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024 yang tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan menyeret era kepemimpinan menteri sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas.
"Yang penting, 2025 ini, insyaallah kami jamin tidak ada [korupsi]," ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (28/6/2025).
Meski begitu, Imam Besar Masjid Istiqlal itu memilih irit bicara saat ditanya lebih lanjut soal penyelidikan korupsi haji yang terjadi di masa Gus Yaqut. "
Yang 2024 saya enggak tahu," ucapnya singkat.
Sebagaimana diketahui, di tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota haji tertinggi di dunia, yakni sebanyak 221.000 jemaah, yang terdiri atas 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
Sebelumnya, Nasaruddin menyatakan bahwa kuota untuk tahun 2025 masih mengacu pada mekanisme Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
"Kepastian kuota seperti tahun lalu, karena kita ditentukan oleh OKI," jelasnya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (27/12/2024).
Sementara itu, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, menjelaskan bahwa jumlah tersebut tidak termasuk kuota untuk pengawas dan petugas haji, termasuk anggota DPR, DPD, dan lembaga negara lainnya.
"Untuk kuota haji khusus tetap 17.680. Sedangkan tim PHU dan petugas lainnya masuk dalam kuota petugas, bukan jemaah," terang Hilman.
Sejauh ini, KPK masih menyelidiki dugaan korupsi dalam penentuan kuota haji yang terjadi pada 2023 hingga 2024. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, membuka kemungkinan praktik serupa terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
"Dari dokumen dan keterangan yang kami dapatkan, bisa saja praktik itu terjadi sebelum 2023-2024," kata Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (26/6/2025).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih fokus mendalami keterangan dari para saksi yang sudah diperiksa, termasuk kemungkinan memanggil mantan Menteri Agama.
"Kita tunggu prosesnya. Penyelidik masih terus mendalami keterangan-keterangan dari para saksi sebelumnya," ujar Budi.
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Mischka Aoki, remaja asli Indonesia berusia 15 tahun, kembali mengukir prestasi gemilang di panggung Inter...
NewsSelasa, 24 September 2024
News - Warganet dibikin geger setelah mengetahui adanya UFO jatuh di sebuah daerah di Norwegia yabg diseret dari...
NewsRabu, 01 November 2023
News — Seorang pria berinisial Murtan (61) ditangkap polisi setelah diduga melakukan pelecehan seksual berkedok...
NewsJumat, 16 Mei 2025
News - Perdana Menteri Israel mendeklarasikan perang dengan Hamas sebagai respons dari serangan kejutan yang dila...
NewsJumat, 27 Oktober 2023
News — Dugaan praktik penyewaan bilik asmara di Lapas Kelas II A Pamekasan, Jawa Timur, mencuat ke permukaan. S...
NewsJumat, 18 Juli 2025
News - Narkoba bisa membunuh siapa saja, tak terkecuali masa depan bangsa. Bila anak mudanya telah terjerumus ter...
NewsRabu, 26 Juni 2024
Rentetan bencana ekologis yang terus berulang di Pulau Sumatera dinilai bukan lagi sekadar fenomena alam. Bagi Ko...
NewsSenin, 06 Juli 2026
Kematian gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) bernama Ratna di R Zoo and Park, Kabupaten Serdang Bedagai, ...
NewsSenin, 30 Maret 2026
KPembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut mulai menunjukkan dampak ekonomi yang melampaui pembangunan fisik s...
NewsKamis, 09 Juli 2026
News – Seorang pemuda asal Aceh berinisal AU (24) viral di media sosial karena aksinya yang nekat melakukan per...
NewsSelasa, 30 Juli 2024