Lewat Seni, Gen Z Diajak Berani Bercerita: Hearticulate Hadirkan Ruang Aman untuk Ekspresikan Emosi

Kamis, 16 Juli 2026

160

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Sumber gambar: Proyek Community Development yang mengusung tema "Speak Your Heart Through Art, (11/7/2026) di SMESCO Startup Hub Lantai 3, Pancoran, Jakarta Selatan.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, kebutuhan akan ruang yang aman untuk mengenali sekaligus mengekspresikan emosi menjadi semakin penting bagi generasi muda. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa Marketing Communication Batch 27 Excellent Class LSPR Institute menghadirkan Hearticulate, sebuah proyek Community Development bertajuk "Speak Your Heart Through Art" yang mengajak Gen Z mengekspresikan perasaan melalui seni.
Digelar pada Sabtu (11/7) di SMESCO Startup Hub Lantai 3, Pancoran, Jakarta Selatan, Hearticulate menjadi puncak dari rangkaian kampanye yang telah berlangsung sejak akhir Juni melalui berbagai kegiatan daring dan luring. Berkolaborasi dengan komunitas UNIQ Mind Creates, acara ini memadukan seni, mindfulness, dan self-expression sebagai media refleksi diri sekaligus sarana membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan emosional.

Mengusung konsep experiential event, Hearticulate menghadirkan pengalaman yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga mengajak peserta memahami emosi mereka melalui berbagai aktivitas interaktif. Pengunjung dapat mengeksplorasi lima area tematik, yakni Dial Your Feelings, Smash Your Stress, Clay and Play, Hit the Beads, serta Speak in Blooms. Kehadiran mitra UMKM binaan SMESCO Indonesia juga turut meramaikan acara sekaligus memperkuat semangat kolaborasi kreatif bagi anak muda.

Tak hanya menyuguhkan aktivitas seni, Hearticulate juga menghadirkan talkshow bertajuk "How to Deal with Emotional Suppression" yang membahas dampak buruk kebiasaan memendam perasaan. Diskusi ini menghadirkan Psikolog Imelda Konghoiro, M.Psi., kreator Mental Health Doodles Irwan (Wantja), serta Founder UNIQ Mind Creates Anetta Audrey, P., S.Psi. Ketiganya mengajak peserta memahami bahwa seni dapat menjadi salah satu medium yang sehat untuk mengekspresikan emosi.

Pengalaman peserta semakin diperdalam melalui sesi Art Journaling bersama UNIQ Mind Creates yang diawali dengan guided breathwork dipandu oleh Mira Madjid, Founder Bodhicitta Circle. Workshop ini memberikan ruang bagi peserta untuk lebih mengenali diri sekaligus mengolah emosi secara reflektif melalui aktivitas kreatif.

Dosen pengampu mata kuliah Community Development, Melvin Bonardo Simanjuntak, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk implementasi nyata pembelajaran mahasiswa dalam menjawab isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

"Mahasiswa Fakultas Komunikasi diharapkan bukan hanya cakap dalam pemahaman konsep dan teori, tetapi juga mampu mengeksekusi kegiatan yang berangkat dari persoalan nyata di masyarakat. Dengan demikian, strategi komunikasi yang diterapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas dan bermanfaat," ujarnya.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa seni mampu menjadi media yang dekat dengan kehidupan anak muda dalam membangun kesadaran terhadap kesehatan emosional. Selain menciptakan ruang berekspresi, Hearticulate juga mendorong peserta untuk saling berbagi pengalaman dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri maupun orang lain.

Founder UNIQ Mind Creates, Anetta Audrey, berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi langkah awal agar masyarakat semakin mengenal seni sebagai medium untuk menyampaikan perasaan.

"Saya paham bahwa tidak semua individu mampu mengutarakan perasaan dan pikirannya secara verbal. Dengan adanya Hearticulate, saya berharap masyarakat mulai mengenal seni sebagai sarana bercerita," katanya.

Tak berhenti pada isu kesehatan mental, Hearticulate juga mengusung konsep sustainable event dengan menggandeng Waste4Change untuk mengelola sampah selama acara berlangsung. Sebagai bentuk kepedulian sosial, sebanyak 20 persen hasil penjualan tiket didonasikan sekaligus diwujudkan melalui kegiatan bersama warga binaan lansia di Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Bangun Daya 2 Cipayung.

Ketua Pelaksana Hearticulate, Marine Bintang Feliza, menegaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang aman bagi siapa pun yang ingin mengekspresikan emosinya tanpa rasa takut dihakimi.

"Hearticulate adalah ruang aman yang kami ciptakan agar setiap orang dapat mengekspresikan emosi dan perasaannya secara positif tanpa harus memendamnya sendiri. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi awal bagi semakin banyak anak muda untuk lebih berani memahami dan menerima dirinya," ujarnya.

Melalui perpaduan seni, edukasi, dan aksi sosial, Hearticulate membuktikan bahwa kesehatan mental dapat dikomunikasikan dengan cara yang dekat, kreatif, dan relevan bagi generasi muda. Lebih dari sekadar sebuah acara, Hearticulate menjadi pengingat bahwa setiap orang berhak memiliki ruang untuk didengar, dipahami, dan mengekspresikan dirinya.

Penulis : Radhwa Larasati Tetuko

Editor : Tiara De Silvanita

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait