Dikenal Sederhana, Jaksa Ini Tiba-TIba Meninggal saat Bongkar Korupsi Besar
Jumat, 07 November 2025
Pengunggah: Redaksi
Dalam beberapa tahun terakhir, Kejaksaan Agung berhasil mengungkap kasus korupsi besar di Tanah Air. Hal ini bukan pencapaian baru untuk salah satu lembaga penegak hukum itu. Berdasarkan catatan sejarah, Kejaksaan Agung berulangkali berhasil mengungkap kasus korupsi besar dan juga memiliki sosok jaksa yang ditakuti para koruptor, yaitu Baharuddin Lopa. Namun sayangnya, perjuangan dari jaksa yang dikenal sederhana ini mendadak meninggal dunia. Bagaimana kisahnya?
Kabar duka datang pada awal Juli 2001. Baharuddin Lopa, sosok jaksa yang dikenal jujur, keras, dan sederhana, berpulang di tengah perjuangannya membongkar kasus-kasus korupsi besar di Indonesia. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan tanda tanya dan kesedihan mendalam, tak hanya bagi dunia hukum, tapi juga bagi masyarakat yang menaruh harapan besar padanya.
Baharuddin Lopa yang menjabat sebagai Jaksa Agung ke-17 Republik Indonesia. Ia baru saja dilantik oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada Juni 2001, di tengah gelombang reformasi yang menuntut pemberantasan korupsi. Namun baru sebulan menjabat, Lopa wafat secara mendadak saat berada di Arab Saudi.
Menurut laporan Suara Pembaruan (4 Juli 2001), Lopa jatuh sakit saat menghadiri serah terima jabatan Duta Besar RI sekaligus menunaikan ibadah umrah. Ia mendadak mual, muntah, lalu tak sadarkan diri. Keesokan harinya, 3 Juli 2001, pria kelahiran Mandar, Sulawesi Barat itu dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung yang dipicu kelelahan kerja.
Padahal, hanya dalam hitungan minggu menjabat, meja kerjanya sudah dipenuhi berkas penyelidikan kasus korupsi besar yang melibatkan pejabat tinggi dan pengusaha nasional. Ia bekerja tanpa kenal waktu, dari pagi hingga larut malam, nyaris tanpa istirahat.
Sejak awal kariernya sebagai jaksa muda di Makassar pada 1958, Lopa dikenal tegas terhadap pelaku kejahatan, terutama korupsi dan penyelundupan. Saat bertugas di Aceh, ia berhasil mengungkap penyelundupan kayu dan beras yang merugikan negara miliaran rupiah. Sikapnya yang lurus sering membuatnya tak disukai kalangan berkuasa—bahkan beberapa kali mendapat ancaman pembunuhan.
Namun Lopa tetap berjalan di jalannya sendiri. Ia tak takut kehilangan jabatan, dan tak tertarik mengumpulkan kekayaan. Dalam kesehariannya, Lopa hidup jauh dari kemewahan. Rumahnya di Makassar sangat sederhana, begitu pula rumah dinasnya di Jakarta. Ia hanya memiliki satu mobil pribadi, Toyota Kijang, dan sering naik angkot di akhir pekan.
Kejujuran dan kesederhanaan itulah yang membuat Lopa disegani sekaligus dicintai. Saat kabar kematiannya tersiar, banyak orang menangis. Presiden Abdurrahman Wahid bahkan disebut sangat kehilangan sosok penegak hukum yang tak hanya berani, tapi juga bersih dan tulus.
Baharuddin Lopa mungkin hanya menjabat Jaksa Agung selama sebulan. Namun dalam waktu sesingkat itu, ia meninggalkan warisan moral yang jarang ditemui di dunia hukum Indonesia: keteguhan hati, keberanian melawan korupsi, dan kesederhanaan yang tak tergoyahkan.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News – Amerika Serikat (AS) memperkuat upaya diplomasi dengan mitra-mitra regionalnya dalam meredakan krisis ya...
NewsSelasa, 05 November 2024
News - Cuaca panas yang melanda sebagian besar negara Filipina akhirnya menutup sementara aktivitas belajar-menga...
NewsMinggu, 28 April 2024
News – Art therapy atau terapi seni semakin mendapat perhatian sebagai metode efektif untuk membantu individu m...
NewsMinggu, 17 November 2024
Langkah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membangun fasilitas hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung...
NewsSelasa, 05 Mei 2026
News - Sebuah video yang dibagikan melalui platform Weibo menunjukkan langit Chengdu, China yang tidak biasa pada...
NewsSelasa, 27 Agustus 2024
News - Semakin banyak pasangan di Indonesia yang harus menunda rencana pernikahan mereka. Namun bukan karena a...
NewsRabu, 13 Maret 2024
Penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berkembang. Kejaksaan Agung mengun...
NewsSelasa, 14 Juli 2026
News - Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai seorang migran di malaysia tewas ditembak di Perairan Ta...
NewsMinggu, 26 Januari 2025
Sejumlah gerai Indomaret di Tangerang dan beberapa daerah lainnya mendadak tidak beroperasi selama libur nasional...
NewsKamis, 04 Juni 2026
Sebuah unggahan sederhana di media sosial kembali menjadi pengingat bahwa ruang digital bukanlah ruang privat tan...
NewsMinggu, 22 Maret 2026