Mengenal HIV-AIDS: Potensi Penularan, Cara Mencegah, dan Cara Bergaul dengan ODHA
Sabtu, 30 September 2023
Pengunggah: Fildzah Izzati Ishmah
Kesehatan - Hai, Sobat Youtz! Apakah kamu pernah mendengar apa itu HIV/AIDS? Ternyata masih banyak orang yang belum memahami apa itu HIV/AIDS terutama potensi penularannya, minimnya pengetahuan masyarakat tentang HIV/AIDS dapat mengakibatkan respon yang mendiskriminasi terhadap pengidap HIV/AIDS.
Nah, agar sobat nggak salah kaprah mengenai HIV/AIDS, yuk kita kenali bersama!
Menurut informasi yang didapatkan dari situs resmi WHO (World Health Organization), Human immunodeficiency virus (HIV) adalah infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Sedangkan Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah stadium penyakit yang lebih lanjut, setelah virus HIV ini berhasil menginfeksi tubuh seseorang.
HIV menargetkan sel darah putih tubuh, melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal inilah yang membuat tubuh jadi lebih mudah terserang penyakit seperti tuberkulosis, infeksi, dan beberapa jenis kanker.
Lalu Apakah HIV/AIDS ini menular?
HIV ditularkan melalui cairan tubuh orang yang terinfeksi, termasuk darah, ASI, air mani, dan cairan vagina/penis, dan bisa juga menular dari ibu ke bayinya.
Penyakit ini tidak menyebar melalui ciuman, pelukan, makan bersama di satu piring bersama, apalagi jika bersalaman. Jadi jangan khawatir untuk bergaul dengan pengidap HIV/AIDS yah?
Bagaimana Penanganan dan Pencegahan HIV/AIDS
HIV dapat diobati dan dicegah dengan terapi antiretroviral (ART). HIV yang tidak diobati dapat berkembang menjadi AIDS, seringkali setelah bertahun-tahun.
HIV adalah penyakit yang dapat dicegah, beberapa cara untuk mencegah tertular HIV/AIDS
- Menggunakan kondom pria atau wanita saat berhubungan seks
- Menjalani tes HIV dan infeksi menular seksual
- Melakukan sunat laki-laki secara medis secara sukarela
- Menggunakan layanan pengurangan dampak buruk bagi pengguna narkoba suntik dan narkoba.
Dokter mungkin menyarankan obat-obatan dan peralatan medis untuk membantu mencegah HIV, termasuk obat antiretroviral (ARV), termasuk PrEP oral dan produk jangka panjang, cincin vagina dapivirine, cabotegravir kerja panjang yang dapat disuntikkan. ARV juga dapat digunakan untuk mencegah ibu menularkan HIV kepada anaknya.
(Fli/Frq)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Kesehatan - Pasti sobat youtz sudah tidak asing lagi dengan istilah insomnia. Saat ini, 1 dari 2 orang dewasa men...
HealthRabu, 31 Januari 2024
Kesehatan - Meski menuai polemik atas disahkannya Rancangan Undang-Undang Kesehatan (RUUK) oleh DPR RI, j...
HealthSenin, 17 Juli 2023
Health - Dalam rangka memperingati World Pharmacist Day 2025, HEXPHARM Jaya a Kalbe Company, mengajak apoteker se...
HealthKamis, 25 September 2025
Kesehatan - Ani Ruspitawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir ...
HealthSenin, 08 April 2024
Kesehatan - Bangun tidur tubuh terasa sakit? Atau terasa kaku? Hal tersebut adalah hal yang sering dialami oleh b...
HealthKamis, 25 April 2024
Health – Dunia kesehatan global (WHO) sedang mengalami guncangan setelah Amerika Serikat melakukan pemotongan d...
HealthRabu, 23 April 2025
Di tengah upaya pemulihan ekonomi yang masih berjalan dengan pelan, kabar menenangkan hadir dari Kementerian Keua...
HealthSabtu, 25 Oktober 2025
Kesehatan - Sobat Youtz, kalian pasti pernah dengar dong nama nyamuk penyebab DBD? Yup! Nyamuk Aedes aegypti. E...
HealthSelasa, 21 November 2023
Kesehatan - Ozzy Osbourne, legenda musik metal yang dikenal sebagai vokalis Black Sabbath, mengalami kesulitan be...
HealthRabu, 12 Februari 2025
Health – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa masyarakat dengan gangguan kesehata...
HealthKamis, 18 September 2025