Alasan Roti Milk Bun dari Thailand Dimusnahkan oleh BPOM
Jumat, 15 Maret 2024
Pengunggah: Rifanya Putri Amanu
Kesehatan - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banten telah memusnahkan 2.564 bungkus setara 1 ton roti milk bun dengan total nilai rupiah sekitar 400 juta-an.
Diketahui merek dagang dari produk ini adalah ‘afteryoucafe’ yang berasal dan dibawa dari Negara Thailand oleh sejumlah penumpang.
Ribuan bungkus roti ini disita oleh petugas bea cukai pada tanggal 8 Maret 2024 lalu karena melebihi batas maksimal yang telah ditetapkan BPOM untuk pangan tujuan konsumsi pribadi yaitu 5 kg.
Hal ini diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 28 Tahun 2023 tentang Pengawasan Pemasukan Obat dan Makanan ke Dalam Wilayah Indonesia.
Diduga pelaku merupakan orang yang menerima jasa titip (jastip) dengan tujuan untuk di komersialkan.
Kejadian ini diketahui telah terjadi selama periode Februari 2024 dengan 33 penindakan terhadap bawaan.
Roti ini dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin insenator di Instalasi Karantina Hewan, Bandara Soekarno Hatta.
Selain itu, alasan lain dimusnahkannya roti ini adalah belum adanya izin edar yang jelas dari BPOM.
Tanpa izin dari BPOM makanan belum bisa terjamin dari keamanan, mutu dan gizinya.
Bahkan, diduga roti tersebut mengandung pengawet karena masih awet dari bulan Februari 2024 lalu.
"Ini awet ya, padahal bulan Februari ini loh tapi masih awet. Pengawetnya luar biasa berarti nggak sehat. Makanan sehat itu cepat busuk, sama seperti buah. Kalau ada awet, nggak tahu ada apanya," kata Gatot selaku Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta dikutip dari detikhealth.
Normalnya produk olahan roti bertahan pada kisaran 3-7 hari pada suhu ruang. Namun, tanpa bahan pengawet roti hanya bisa bertahan 3-4 hari pada suhu ruang.
Ir Chandra Irawan, MSi, pakar kimia pangan dan gizi mengatakan, “Sebagian besar produsen nakal memang suka memasukkan zat pengawet seperti Calcium Propianate secara berlebihan ke dalam adonan roti.”
Pengawet ini biasanya ditambahkan agar roti lebih tahan lama dan tampilan selalu menarik.
Zat pengawet ini dalam jumlah yang berlebihan bersifat karsinogenik sehingga bisa menyebabkan kanker jika sering dikonsumsi dalam jangka panjang.
(Rfn/Tcn)
Sumber:
https://www.beacukai.go.id/websitenewV2/berita/tak-berizin-badan-pom-satu-ton-milk-bun-thailand-dimusnahkan.html
https://rotihanari.id/cara-mudah-mengetahui-roti-dengan-pengawet-berbahaya/
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Kesehatan - Sobat youtz, pernah dengar nama asam traneksamat? Salah satu zat aktif yang kini cukup marak pengguna...
HealthSabtu, 09 Desember 2023
Kesehatan - World Health Organization (WHO) menghimbau kepada seluruh warga China untuk memakai masker kembali. ...
HealthKamis, 23 November 2023
Belakangan ini ramai kasus bullying atau perundungan di Indonesia, bahkan tak jarang korban bullying meninggal du...
HealthKamis, 20 November 2025
Kesehatan - Sobat Youtz, kalau kita bicara soal alat kontrasepsi pada pria, pasti yang akan terbesit di pikiran k...
HealthJumat, 07 Juni 2024
Kesehatan — Memasuki tahun ke-60, Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap 12 November, menjadi mo...
HealthSelasa, 12 November 2024
Kesehatan - Sobat youtz, kamu pernah nggak sih punya teman wanita yang moodnya gampang banget berubah atau mood s...
HealthKamis, 09 November 2023
Kesehatan - Sobat youtz, pernah dengar nggak sih nama zat aktif bakuchiol pada sediaan skincare? Biasanya zat ini...
HealthMinggu, 10 Desember 2023
Kesehatan - Pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, tepatnya pada hari Selasa (4/6/2024) telah disahk...
HealthSenin, 10 Juni 2024
Kesehatan - Pada 29 Februari lalu, melalui laman instagram pribadinya, Kartika Putri mengumumkan bahwa dirinya t...
HealthSenin, 18 Maret 2024
Beberapa wilayah di Indonesia sedang dilanda oleh cuaca panas, salah satu kota yang mengalami cuaca panas adalah ...
HealthSabtu, 25 Oktober 2025