Anggaran Pendidikan di 2026 Mencapai 757,8 Triliun, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Guru
Selasa, 19 Agustus 2025
Pengunggah: Aulia Azza
Education — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menaruh harapan besar pada anggaran pendidikan tahun 2026 yang mencapai Rp757,8 triliun.
Menurutnya, anggaran besar tersebut harus dapat dimaksimal sebaik mungkin dan menjadi peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus kualitas pendidikan nasional.
“Harapan kami, dengan dukungan Bapak Presiden, pendidikan kita bisa meningkat bertahap. Sarana dan prasarana makin baik, kesejahteraan guru meningkat, pelatihan guru ditingkatkan, dan bantuan bagi pelajar melalui PIP terus diperkuat,” ujar Mu’ti dalam keterangan tertulis, Minggu (17/8/2025).
Lebih lanjut Sekjen PP Muhammadiyah itu juga menegaskan, aliran dana pendidikan seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan tetap terjaga. Mu’ti optimistis, anggaran yang besar ini akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan.
“Mudah-mudahan pendidikan kita benar-benar naik kelas,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa anggaran pendidikan dalam APBN 2026 adalah yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Pemerintah mengalokasikan Rp757,8 triliun atau 20 persen dari belanja negara, sesuai amanat undang-undang.
“Pemerintah berkomitmen penuh. Dana ini disiapkan untuk beasiswa PIP bagi 21,1 juta siswa, KIP Kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa, peningkatan fasilitas pendidikan sebesar Rp150,1 triliun, serta peningkatan kesejahteraan guru dan dosen senilai Rp178,7 triliun,” kata Prabowo saat Sidang Nota Keuangan di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Prabowo menambahkan, penggunaan anggaran harus tepat sasaran. Fokusnya adalah peningkatan kualitas guru, penguatan pendidikan vokasi, hingga penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program penguatan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda.
“Anggaran pendidikan tidak boleh salah arah. Harus jelas hasilnya, terutama untuk kualitas guru, vokasi, dan kurikulum yang relevan dengan dunia kerja,” tegas Prabowo.
Dengan porsi anggaran terbesar dalam sejarah, publik kini menunggu apakah pendidikan Indonesia benar-benar bisa melompat lebih jauh dan memberi dampak nyata bagi guru serta peserta didik di seluruh negeri.
(Aul/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Education — Di museum Klaster Bukuran, Kalijambe, Sragen, sekelompok konservator tengah sibuk mengurusi fosil p...
EducationSenin, 07 Juli 2025
Education — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menaruh harapan besar pada angga...
EducationSelasa, 19 Agustus 2025
Edukasi - Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) Wahyu Firmansyah dan tim sukses melakukan pembelajaran Pro...
EducationKamis, 08 Agustus 2024
Edukasi - Sobat Youtz, baru-baru ini nama Dian Sastrowardoyo terlihat kembali mengunjungi Universitas Indonesia u...
EducationSabtu, 23 Desember 2023
Edukasi - Sebagian kampus sudah menerapkan kurikulum baru, di mana publikasi jurnal ilmiah dapat menjadi salah sa...
EducationKamis, 19 September 2024
Edukasi - Sejak dilanda gempa 2018, sejumlah sarana pendidikan di Lombok masih banyak yang terbengkalai. Banyak ...
EducationJumat, 14 Juni 2024
Sejak kecil, kita diajarkan bahwa Bumi berputar mengelilingi Matahari yang menjadi pusat Tata Surya. Namun, penje...
EducationSenin, 10 November 2025
Edukasi - Sobat Youtz, Siapa dari kalian yang merasa kalo awal bulan gajinya selalu habis buat self reward? Self-...
EducationJumat, 26 Juli 2024
Food - Hallo sobat Youtz, Pekan Raya Jakarta atau PRJ jadi buah bibir banyak orang akhir-akhir ini, nah tapi soba...
EducationKamis, 03 Agustus 2023
Edukasi - Sobat Youtz harus tau, saat ini kemampuan berbicara di depan publik bukan menjadi suatu kemampuan pilih...
EducationRabu, 25 Oktober 2023