Eks Gubernur BI yang Sempat Terjerat Kasus Korupsi Dapat Bintang Mahaputra dari Prabowo
Selasa, 26 Agustus 2025
Pengunggah: Redaksi
News — Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana kepada orang yang sempat terjerat kasus korupsi, Burhanuddin Abdullah, di Istana Negara, Senin (25/8/2025).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan negara atas dedikasi Burhanuddin yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas moneter serta memperkuat sistem perbankan nasional.
“Atas nama bangsa dan negara Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih atas jasa dan pengabdian saudara-saudari sekalian. Semoga pengabdian tersebut menjadi warisan berharga bagi generasi penerus bangsa,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Diketahui, Burhanuddin menerima penghargaan serupa. Pada 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga memberikan Bintang Mahaputera Utama kepadanya saat ia menjabat sebagai Gubernur BI.
Burhanuddin, yang lahir di Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1947, dikenal sebagai ekonom senior dengan rekam jejak panjang di pemerintahan maupun lembaga internasional. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid, Gubernur BI periode 2003–2008, hingga menjadi Gubernur Indonesia untuk International Monetary Fund (IMF) di Washington DC.
Selain itu, Burhanuddin juga pernah memimpin Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) selama dua periode, 2003–2006 dan 2006–2008.
Meski kariernya terbilang cemerlang, Burhanuddin tak lepas dari catatan hitam. Pada 2008, ia divonis bersalah dalam kasus korupsi aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YLPPI) senilai Rp100 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk biaya bantuan hukum sejumlah pejabat BI terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) serta amendemen Undang-Undang BI.
Burhanuddin dijatuhi hukuman lima tahun penjara, subsider enam bulan kurungan, serta denda Rp250 juta oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.
Kasus tersebut melibatkan beberapa nama lain di jajaran Deputi Gubernur BI, seperti Aulia Pohan, Bun Bunan Hutapea, dan Aslim Tadjuddin.
(Far/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Populasi komodo di Nusa Tenggara Timur kembali menjadi sorotan. Ancaman serius terhadap satwa purba ini bukan lag...
NewsJumat, 17 April 2026
News - Duka mendalam terhadap korban perang Palestina Vs Israel mulai 7 oktober 2023. Namun lebih mendalam lagi k...
NewsRabu, 08 November 2023
Praktik dugaan penjualan Jakcard layanan transportasi gratis milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di media sosia...
NewsSenin, 25 Mei 2026
News – Jurnalis Indonesia, Patsy Widakuswara, kembali jadi sorotan publik international usai menggugat Donald T...
NewsRabu, 27 Agustus 2025
News – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bersama BMKG dan TNI AU, resmi menggelar Operasi Modifikas...
NewsKamis, 10 Juli 2025
News – Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, resmi didakwa melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan oleh P...
NewsSelasa, 23 September 2025
News — Penangkapan mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS karena mengunggah meme bergambar P...
NewsSabtu, 10 Mei 2025
News - Dalam mengenali dan menggali beragam potensi yang dimiliki bisa menjadi langkah awal anak muda untuk mengg...
NewsKamis, 18 Januari 2024
News - Badan Pusat Statistik (BPS) sempat mencatat bahwa jumlah pengangguran salah satunya didominasi oleh Genera...
NewsSenin, 20 Mei 2024
Pembangunan gedung Program Makan Bergizi (MBG) untuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) di Kabupaten Beng...
NewsSabtu, 09 Mei 2026