Awal Operasional Taman Bendera Pusaka Disorot, Kualitas Danau Perlu Evaluasi
Rabu, 01 April 2026
Pengunggah: Redaksi
Wajah baru ruang terbuka hijau di kawasan Kebayoran Baru kembali menuai perhatian publik. Taman Bendera Pusaka yang diresmikan sebagai bagian dari revitalisasi kawasan eks Taman Langsat diharapkan menjadi ruang rekreasi ramah keluarga. Namun, pada fase awal operasionalnya, kondisi danau buatan di tengah taman justru memunculkan catatan kritis.
Air danau yang tampak menghitam dan berbau menyengat menjadi keluhan utama pengunjung. Aroma tidak sedap tercium bahkan dari jarak tertentu, mengganggu kenyamanan warga yang datang untuk bersantai. Ironisnya, di tengah kondisi tersebut, aktivitas rekreasi tetap berlangsung. Delapan ekor soang terlihat berenang, menarik perhatian pengunjung—terutama anak-anak—yang mendekat, bahkan memberi makan secara langsung.
Sejumlah pengunjung menyayangkan situasi ini. Augita (35), warga Jakarta Barat, menilai kondisi tersebut kontras dengan tampilan taman yang secara visual sudah tertata rapi. Hal senada disampaikan Danar (27), yang menilai fasilitas taman cukup memadai, tetapi kualitas lingkungan—khususnya air danau—masih jauh dari harapan.
Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara percepatan peresmian fasilitas publik dan kesiapan infrastruktur pendukungnya. Dalam konteks ini, keberadaan danau bukan sekadar elemen estetika, tetapi juga bagian dari ekosistem yang berpengaruh pada kesehatan lingkungan dan kenyamanan pengunjung.
Pihak pengelola taman melalui pengawas lapangan, Budi Purbadi, mengakui bahwa pembangunan danau belum sepenuhnya rampung. Saat ini, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta tengah menyelesaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi kunci perbaikan kualitas air. Ia menegaskan bahwa kondisi air yang menghitam bukan semata karena pencemaran permanen, melainkan bagian dari proses pembangunan yang belum selesai.
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis bahwa kualitas air danau akan membaik setelah proyek rampung. Ia bahkan menyebutkan target visual air yang jernih menyerupai danau-danau di Korea Selatan, dengan sistem filtrasi yang memisahkan air kotor dari permukaan.
Namun demikian, optimisme tersebut tetap perlu diimbangi dengan transparansi progres pembangunan dan kepastian waktu penyelesaian. Mengingat taman ini sudah dibuka untuk publik, ekspektasi masyarakat terhadap standar kebersihan dan keamanan lingkungan menjadi tidak terelakkan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa peresmian ruang publik tidak hanya soal kesiapan fisik yang terlihat, tetapi juga kualitas infrastruktur yang menopangnya. Evaluasi menyeluruh terhadap aspek lingkungan, termasuk pengelolaan air, menjadi krusial agar fungsi taman sebagai ruang hijau yang sehat dan nyaman benar-benar terwujud, bukan sekadar simbol estetika kota.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News – Jurnalis Indonesia, Patsy Widakuswara, kembali jadi sorotan publik international usai menggugat Donald T...
NewsRabu, 27 Agustus 2025
Sorak sorai Istora Gelora Bung Karno seolah menemukan tokohnya sendiri pada Minggu (25/1) sore. Di tengah atmosfe...
NewsSenin, 26 Januari 2026
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengangkutan dan pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan kembali memb...
NewsSelasa, 20 Januari 2026
News – Pemerintah resmi menetapkan tanggalb18 Agustus 2025, sebagai hari libur nasional. Keputusan tersebut diu...
NewsJumat, 01 Agustus 2025
News – Menteri Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan secara resmi mengajukan tam...
NewsSenin, 07 Juli 2025
Praktik parkir yang diduga ilegal di kawasan POIN Square, Lebak Bulus, kembali memantik sorotan publik. Kali ini,...
NewsSelasa, 21 April 2026
News - Ramai di Media Sosial (Medsos) X, Melki Sedek Huang Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia...
NewsSelasa, 19 Desember 2023
News – Selama 12 tahun, seorang guru honorer di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, harus bertahan hi...
NewsSelasa, 13 Mei 2025
Bogor - Aksi tawuran yang dilakukan oleh Dua kelompok pelajar di Jalan Raya Salabenda Bogor, Tanahsareal, Kota Bo...
NewsRabu, 12 Juni 2024
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggalu kasus korupsi dana operasional kepala daerah Papua. Yang...
NewsSenin, 16 Juni 2025