Perubahan Kurikulum SMA Penghapusan Jurusan Akan Diterapkan
Jumat, 26 Juli 2024
Pengunggah: Nafiatul Ilmiyah
Edukasi - Sobat Youtz, sudah tahu belum bahwa tahun ajaran 2024/2025 kita sudah engga pakai jurusan lagi loh.
Menurut Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang pendidikan SMA.
Kebijakan ini sudah mulai diterapkan pada tahun ajaran 2024/2025.
Kemendikbud mengklaim sekitar 90-95 persen satuan pendidikan di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK mulai menerapkan program Kurikulum Merdeka tersebut.
Kebijakan ini tak hanya berdampak bagi murid tapi persiapan sekolah dan guru.
Dosen Bahasa Inggris UMY, Endro Dwi Hermanto menjelaskan bahwa perguruan tinggi menawarkan beragam jurusan yang sesuai dengan bidang dan minat calon mahasiswa.
Dengan demikian, lulusan SMA yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi sudah memiliki kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka sebelum memilih jurusan saat pendaftaran kuliah.
Ia juga menyoroti beberapa keuntungan dari penghapusan penjurusan di SMA.
Seperti mengurangi stigma negatif antar jurusan serta mendorong motivasi siswa untuk lebih bersemangat dalam memperdalam ilmu mereka.
Pengamat pendidikan dan Dosen FKIP Universitas Jember (Unej), Dr. Sukidin MPd, mendukung langkah Kemendikbudristek untuk menghapus jurusan di SMA.
Menurut Sukidin kebijakan ini cukup beralasan dalam konteks merdeka belajar, penghapusan jurusan dianggap dapat mencegah timbulnya hierarki di sekolah.
Sukidin juga menyebutkan bahwa konsep pembelajaran berdiferensiasi lebih relevan untuk diterapkan dalam sistem pendidikan saat ini.
Dalam praktiknya siswa tetap berada di kelas yang sama, namun mendapat perlakuan sesuai dengan minat dan gaya belajarnya.
Siswa akan lebih terfokus dan menguasai satu bidang materi sesuai bakat dan dilanjutkan nanti di perguruan tinggi.
Namun permasalahannya, tujuan-tujuan yang baik dari implementasi Kurikulum Merdeka ini harus diikuti dengan banyak hal, misalnya sosialisasinya kepada para guru.
Masa SMA adalah masa perkembangan yang paling radikal, sehingga perlu perlakuan dan pendidikan yang tepat.
Sehingga Peran guru dan sekolah sebagai pengasuh akan sangat berpengaruh pada masa depannya.
(Naf/Sha)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Edukasi - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidatullah Jakarta berjalan suks...
EducationKamis, 05 September 2024
Edukasi — Media Sosial (Medsos) sempat dihebohkan dengan unggahan warganet yang mengaku menemukan konten pornog...
EducationSelasa, 17 Juni 2025
Edukasi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 113 Posko Matto...
EducationJumat, 07 Februari 2025
Edukasi - Sobat Youtz, baru-baru ini Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) dan juga Mantan Kepala Otori...
EducationSelasa, 15 Oktober 2024
Edukasi - Menjadi mahasiswa baru tentu membutuhkan penyesuaian dalam banyak hal. Mulai dari proses pembelajaran, ...
EducationRabu, 18 Oktober 2023
Edukasi - Sobat Youtz, baru-baru ini nama Dian Sastrowardoyo terlihat kembali mengunjungi Universitas Indonesia u...
EducationSabtu, 23 Desember 2023
Edukasi - Penduduk yang tinggal di Kutub Utara atau dikenal dengan orang-orang Eskimo, yaitu penduduk asli yang ...
EducationRabu, 13 Desember 2023
Education - Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur, diguncang gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,7 pada Selas...
EducationKamis, 31 Juli 2025
Edukasi - Sobat Youtz, kita baru saja digemparkan dengan berita mengenai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang me...
EducationSenin, 23 Oktober 2023
Edukasi – Pernah nggak sih kamu merasa bosan saat belajar? Baru buka buku sebentar tetapi sudah mengantuk. Hal ...
EducationJumat, 26 Januari 2024