Sekilas Tentang Nusa Kambangan, Tempat Para Narapidana Kelas Kakap
Kamis, 19 Oktober 2023
Pengunggah: Fildzah Izzati Ishmah
Travel - Pasti Sobat Youtz sudah tidak asing lagi bila mendengar nama Nusakambangan yang identik atau terkenal dengan tempatnya sebagai Pulau Narapidana. Nusakambangan sendiri terletak di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang dijadikan sebagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Namun tahukah Sobat bagaimana sejarah berdirinya Lapas di pulau ini? Mari kita bahas!
Sejarah Pembangunan Lapas
Sejarah awalnya ketika pada masa pemerintahan Belanda yang membangun benteng pertahan di pulau tersebut dengan penggunaan tenaga napi yang disebut sebagai perantaian pada tahun 1861. Benteng tersebut dinamakan sebagai Benteng Karangbolong yang letaknya di sebelah tenggara Nusakambangan.
Pembangunan Benteng ini yang menjadi awal mula masuknya para narapidana atau orang-orang yang dihukum ke dalam pulau ini. Sejak dahulu Pulau ini memang sudah dilabeli sebagai pulau terlarang oleh Belanda, tepatnya pada tahun 1908.
Bahkan Nusakambangan dinyatakan terlarang karena pulau ini memang didirikan banyak penjara dan dibangun banyak lapas.
Pulau ini pada dasarnya memiliki pemandangan yang sangat indah dan berpotensi sebagai tempat wisata, namun larangan-larangan dan pertimbangan keamanan menjadi hal yang perlu diperhitungkan karena pulau ini berisi narapidana kelas atas dan dianggap berbahaya, sehingga pendatang pun dibatasi kunjungannya.
Melihat pulau ini yang terkesan rimba dan seperti hutan-hutan, bukan hal yang aneh apabila kita menemui satwa liar seperti babi hutan, kera, dan bahkan macan.
Di pulau ini terdapat lokasi yang konon menjadi lokasi yang sangat menyeramkan, yakni Bukit Nirbaya, bukit ini memiliki aura negatif dan kisah mistis serta memiliki penjagaan ketat.
Bukit ini menjadi saksi bisu para narapidana yang dihukum mati, narapidana terkenal yang dieksekusi mati di reruntuhan Lapas Gliger adalah Rio Martil, pembunuh berdarah dingin yang telah menghabisi 4 nyawa dengan sebuah martil.
Meskipun dibatasi, bukan berarti kita tidak bisa berkunjung, kita bisa saja melakukan kunjungan wisata, bahkan pemandu wisata dan juga pedagang di sekitar pulau ini merupakan para napi yang melakukan asimilasi sebelum nantinya dibebaskan.
Souvenir khas di pulau ini antara lain kerajinan dan batu akik khas Pulau Nusakambangan. Pantai Cimiring dan Pantai Permisan, serta Goa Ratu, Goa Putri, dan Goa Masigit Selo yang menjadi lokasi khas dan unik dari Nusakambangan.
Itu dia sekelumit catatan sejarah dan kondisi di balik nama Pulau Nusakambangan yang terkenal sebagai tempat tinggal para narapidana kelas kakap.
(Fli/Frq)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Travel - Sobat Youtz, kalo ngomongin soal destinasi wisata, setuju nggak sih kalo destinasi wisata yang ada di In...
TravelRabu, 11 September 2024
Travel - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) akan merobohkan tanggul beton di Bandara Internasional Muan yang didug...
TravelKamis, 23 Januari 2025
Travel — Sejarah mencatat bahwa bencana alam pernah terjadi di abad ke-20. Mulai dari gelombang laut yang menel...
TravelJumat, 01 Agustus 2025
Travel - Pasti Sobat Youtz sudah tidak asing lagi bila mendengar nama Nusakambangan yang identik atau terkenal de...
TravelKamis, 19 Oktober 2023
Travel - Sobat youtz, gimana liburan tahun barunya? Puas nggak? Menyenangkan nggak? Atau biasa aja? Atau bahkan ...
TravelJumat, 05 Januari 2024
Travel — Salju di Puncak Carstensz, Papua, diperkirakan akan hilang sepenuhnya pada tahun 2026 akibat pemanasan...
TravelJumat, 29 Agustus 2025
Travel - Sobat Youtz pernah mendengar Suku Bajo? Ya, Suku Bajo dikenal karena kemampuan mereka sebagai pelaut ulu...
TravelSenin, 23 Oktober 2023
Travel - Sobat youtz udah tau belum kalau Ancol Taman Impian lagi ngadain tiket masuk gratis, lho! Khusus selama...
TravelSabtu, 16 Maret 2024
Baru-batu ini, Ajang Readers' Choice Awards 2025 yang diselenggarakan oleh majalah perjalanan terkemuka Condé Na...
TravelJumat, 17 Oktober 2025
Travel - Usai dilanda banjir besar di Dubai, mengakibatkan ribuan penerbangan batal terbang. Sejumlah penumpang...
TravelJumat, 19 April 2024