Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Masuk Babak Baru, Penyidik Telusuri Aliran Dana
Kamis, 04 Juni 2026
Pengunggah: Redaksi
Kasus dugaan penipuan umrah yang menyeret bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), memasuki babak baru. Setelah menetapkan ASF sebagai tersangka, penyidik Polda Metro Jaya kini memperluas penyelidikan dengan menelusuri aliran dana yang diduga berasal dari setoran ratusan calon jemaah umrah.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan alat bukti yang cukup untuk menjerat ASF dengan dugaan tindak pidana penggelapan. Namun, proses hukum belum berhenti pada tahap tersebut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain, termasuk dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), seiring ditemukannya indikasi penggunaan dana jemaah di luar kebutuhan pemberangkatan umrah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan, dokumen, serta bukti transaksi keuangan guna mengurai ke mana aliran dana tersebut bermuara. Jika ditemukan fakta baru yang mengarah pada tindak pidana lain, konstruksi pasal terhadap tersangka dapat berkembang.
Dalam pemeriksaan, ASF sempat berdalih bahwa gagalnya pemberangkatan jemaah disebabkan perubahan dan penundaan tiket pesawat. Namun, penyidik tidak serta-merta menerima alasan tersebut. Hasil penyidikan sementara justru mengungkap adanya penggunaan dana yang terkumpul dari para jemaah untuk kepentingan lain di luar operasional keberangkatan umrah.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan sebagian dana jemaah diketahui digunakan untuk kebutuhan pemasaran, termasuk pembayaran kepada sejumlah influencer guna mempromosikan paket umrah yang ditawarkan perusahaan.
Fakta tersebut memunculkan pertanyaan lebih besar mengenai tata kelola dana calon jemaah yang seharusnya diprioritaskan untuk layanan perjalanan ibadah. Di tengah tingginya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara umrah, kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya transparansi dan pengawasan terhadap biro perjalanan keagamaan.
Kerugian yang ditimbulkan dalam perkara ini disebut mencapai belasan miliar rupiah dan berdampak pada ratusan calon jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci. Bagi para korban, kasus ini bukan sekadar persoalan kerugian materi, melainkan juga tertundanya harapan menjalankan ibadah yang telah lama direncanakan.
Kini publik menanti hasil pendalaman penyidik, terutama terkait dugaan aliran dana dan kemungkinan penerapan pasal TPPU. Jika terbukti, perkara ini berpotensi membuka fakta baru mengenai pengelolaan dana jemaah yang selama ini belum terungkap.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Olahraga - Madura United berhasil menumbangkan tuan rumah Persija Jakarta dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Way...
NewsMinggu, 25 Februari 2024
News - Pendiri Facebook Mark Zuckerberg baru-baru ini manjadi olok-olok para pemerhati iklim lantaran jadi petern...
NewsSabtu, 13 Januari 2024
News — Upaya Paulus Tannos untuk menghindari jeratan hukum tampaknya tak memiliki celah lagi. Bagaimana tidak, ...
NewsSelasa, 17 Juni 2025
News - Prabowo Subianto, presiden terpilih Indonesia, tengah menyiapkan program pemeriksaan kesehatan gratis deng...
NewsJumat, 27 September 2024
News - Presiden Prabowo Subianto bicara soal tambang ilrgal dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan ...
NewsSabtu, 16 Agustus 2025
Sejumlah gerai Indomaret di Tangerang dan beberapa daerah lainnya mendadak tidak beroperasi selama libur nasional...
NewsKamis, 04 Juni 2026
News — Sebuah video yang memperlihatkan Gus Miftah, salah satu pendakwah kondang sekaligus Utusan Khusus Presid...
NewsRabu, 04 Desember 2024
News - Youtz Creative Incubator Batch 1 telah resmi ditutup pada Kamis (8/8/2024) secara online melalui Zoom Mee...
NewsJumat, 09 Agustus 2024
News - investasi bodong kembali memakan korban setelah berhasil menipu kalangan pejabat, staf sampai warga di Kot...
NewsMinggu, 10 September 2023
Pemerintah Arab Saudi kembali mengerahkan kekuatan penuh sektor transportasi dan logistik jelang musim Haji 1447 ...
NewsSabtu, 25 April 2026