Dugaan Kuat Wasekjen GP Ansor Tahu Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
Kamis, 18 September 2025
Pengunggah: Aulia Azza
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Syarif Hamzah Asyathry, mengetahui adanya aliran uang dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
KPK memeriksa Syarif sebagai saksi pada Kamis (4/9/2025). Pemeriksaan dilakukan untuk menggali sejauh mana pengetahuan Syarif terkait konstruksi perkara, khususnya dugaan aliran dana ke pihak-pihak di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).
“Sejauh ini dugaan alirannya adalah ke pihak-pihak di lingkungan Kementerian Agama. Pemeriksaan dilakukan atas dasar pengetahuan yang bersangkutan terkait konstruksi perkara ini,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (18/9/2025).
Lebih lanjut, Budi menegaskan, Syarif diperiksa dalam kapasitas pribadi, bukan mewakili organisasi GP Ansor. Namun, KPK tak menutup kemungkinan memanggil tokoh Ansor lain yang mengetahui detail perkara.
“Prinsipnya, setiap saksi yang dipanggil dalam perkara ini dibutuhkan keterangannya untuk membuka terang konstruksi kasus kuota haji,” tambahnya.
Sebelumnya, KPK juga mendalami dokumen dan barang bukti elektronik yang disita dari rumah eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Temuan tersebut dikonfirmasi kepada Syarif saat pemeriksaan.
KPK tengah menyidik dugaan penyimpangan dalam penentuan kuota haji 2023–2024. Lembaga antikorupsi menduga ada penyelewengan dalam pembagian 20.000 kuota tambahan dari pemerintah Arab Saudi.
Sesuai aturan, 92 persen kuota tambahan seharusnya untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus. Namun, Kementerian Agama justru membaginya rata, 10.000 untuk reguler dan 10.000 untuk khusus.
“Ini tidak sesuai ketentuan. Harusnya 92 persen dan 8 persen, bukan 50–50. Itu perbuatan melawan hukum,” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.
KPK menduga praktik jual-beli kuota haji terjadi dalam pembagian tambahan tersebut. Untuk kepentingan penyidikan, KPK telah mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri: eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, eks staf khusus Yaqut Ishfah Abidal Aziz, dan pengusaha biro perjalanan haji-umrah Fuad Hasan Masyhur.
(Aul/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Pendiri Facebook Mark Zuckerberg baru-baru ini manjadi olok-olok para pemerhati iklim lantaran jadi petern...
NewsSabtu, 13 Januari 2024
News - Sobat Youtz, Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus menggantikan Paus Fransiskus dan ...
NewsJumat, 09 Mei 2025
News — Indonesia resmi memperkuat armada tempurnya dengan menggandeng Turki untuk pembelian 48 unit jet tempur...
NewsKamis, 12 Juni 2025
Siaran langsung yang semula berlangsung santai di akun TikTok milik anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa me...
NewsMinggu, 01 Maret 2026
News - Insiden penembakan yang terjadi di tambang emas Ratatotok, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, berujung pad...
NewsRabu, 12 Maret 2025
News – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi menginjak usia 200 hari pada Rab...
NewsRabu, 07 Mei 2025
News - Cuaca panas yang melanda sebagian besar negara Filipina akhirnya menutup sementara aktivitas belajar-menga...
NewsMinggu, 28 April 2024
News - Sobat Youtz, kabar duka datang dari salah satu Wakil presiden RI ke-9, Hamzah Haz yang dinyatakan mening...
NewsRabu, 24 Juli 2024
News - Harapan memperbaiki ekonomi keluarga justru berujung tragis bagi Ihwan Sahab (28), warga Kelurahan Kebalen...
NewsJumat, 18 April 2025
Kegiatan yang berjalan seperti biasa di Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, mendadak ...
NewsSenin, 19 Januari 2026