Di Tengah Penyaluran Gaji PPPK, Badan Gizi Nasional Tegaskan Rekrutmen Masih Menunggu Kepastian
Kamis, 19 Maret 2026
Pengunggah: Redaksi
Di tengah kabar baik penyaluran gaji bagi puluhan ribu pegawai, tanda tanya justru muncul soal kelanjutan rekrutmen. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan sebanyak 32 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi menerima hak mereka. Namun, rencana penambahan tenaga baru masih menggantung, menunggu kepastian lintas kementerian.
Kepala Dadan Hindayana menyebut seluruh PPPK yang ada telah melewati proses administrasi dan kini telah aktif bekerja di lapangan. Mereka tidak hanya bertugas di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga menjadi garda depan dalam memastikan distribusi makanan dan kualitas gizi bagi masyarakat penerima manfaat.
Di satu sisi, pencairan gaji ini menjadi sinyal positif bahwa program MBG mulai berjalan dengan dukungan sumber daya manusia yang relatif siap. Namun di sisi lain, keberlanjutan program justru menghadapi tantangan klasik: kepastian anggaran.
BGN mengakui bahwa rencana rekrutmen lanjutan belum bisa diputuskan. Koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kementerian Keuangan masih menjadi kunci, terutama dalam memastikan ruang fiskal yang tersedia. Tanpa kejelasan ini, ekspansi layanan MBG berpotensi berjalan tidak secepat yang direncanakan.
Situasi ini memperlihatkan ironi dalam implementasi program strategis nasional. Di satu sisi, kebutuhan layanan gizi masyarakat terus mendesak untuk diperluas. Namun di sisi lain, kapasitas negara untuk menambah tenaga pelaksana masih bergantung pada kalkulasi anggaran yang belum final.
Padahal, keberadaan PPPK di SPPG bukan sekadar pelengkap birokrasi. Mereka menjadi tulang punggung operasional program—mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan—yang secara langsung menyentuh kelompok rentan. Tanpa tambahan tenaga, potensi perluasan jangkauan program bisa tertahan, bahkan berisiko membebani pegawai yang sudah ada.
Ke depan, keputusan terkait rekrutmen bukan hanya soal jumlah pegawai, tetapi juga mencerminkan sejauh mana komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan program MBG. Di tengah langkah awal yang mulai terlihat, publik kini menunggu: apakah penguatan sumber daya manusia akan benar-benar mengikuti ambisi besar program ini, atau justru tertahan di meja koordinasi anggaran.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News – Seorang oknum guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diduga melak...
NewsSenin, 21 April 2025
News - Pelaku berinisial GDA berhasil raup keuntungan miliaran rupiah bahkan ratusan miliar setelah berhasil meni...
NewsSabtu, 18 November 2023
News — Sebuah mobil jenis sedan hangus terbakar di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat, pada Jumat (20/...
NewsJumat, 20 Desember 2024
News - Ruang A23 Interior Design & Contractor Milik influencer muda Arrofi Ramadhan menghadirkan layanan interior...
NewsSelasa, 19 Maret 2024
News - Dalam acara pengukuhan peserta Paskibraka Nasional 2024 di IKN, Selasa (13/8) terlihat bahwa tidak ada sat...
NewsJumat, 16 Agustus 2024
Ridho Rahmadi diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (28/1/2026). Usai pemeriksaan, ia menegaskan bahwa ka...
NewsMinggu, 01 Februari 2026
News – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) untuk Pemilihan Gubernu...
NewsKamis, 06 Maret 2025
News – Dua prajurit aktif dari Korem 064/Maulana Yusuf resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyo...
NewsSenin, 21 April 2025
News - Sebelum mundur dari Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono meninggalkan pesan tersirat...
NewsRabu, 05 Juni 2024
News - Warga lingkar tambang panas bumi, bersama jaringan organisasi masyarakat sipil mengirimkan surat terbuka k...
NewsJumat, 20 Oktober 2023