Komdigi Minta Maaf Terkait Dugaan Peretasan Terhadap Data Pribadi Internal Pegawai
Selasa, 04 Februari 2025
Pengunggah: Redaksi
Tech - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menginvestigasi dugaan peretasan yang berpotensi menyebabkan kebocoran data internal pegawai.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengungkapkan bahwa kementerian telah mendeteksi upaya peretasan terhadap Pusat Data dan Sarana Informatika (PDSI) Komdigi.
Meskipun data yang terdampak bersifat umum, pihaknya memastikan langkah mitigasi telah dilakukan guna mencegah dampak yang lebih luas.
"Kami meminta maaf jika ada pihak yang terdampak. Kami telah melakukan mitigasi dugaan peretasan, menutup semua celah keamanan, serta memperkuat sistem pertahanan siber," ujar Alexander dalam keterangan pers yang diterima redaksi.
Komdigi saat ini melakukan investigasi menyeluruh, termasuk audit infrastruktur PDSI, analisis pola serangan, serta pelacakan aktivitas mencurigakan dalam jaringan kementerian.
Selain itu, seluruh unit di bawah Komdigi telah diperintahkan untuk meningkatkan standar keamanan dan respons terhadap insiden siber.
Lebih lanjut, Alexander menegaskan bahwa perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama, sejalan dengan implementasi Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
"Setiap individu yang dengan sengaja membocorkan data pribadi yang bukan miliknya dapat dipidana hingga 4 tahun dan/atau didenda maksimal Rp4 miliar. Sementara itu, penyalahgunaan data dapat berujung pada pidana hingga 5 tahun dan/atau denda Rp5 miliar," jelasnya.
Sejalan dengan insiden ini, Komdigi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi.
Komdigi berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur keamanan siber nasional demi menjaga kepercayaan publik. Perkembangan investigasi akan terus diperbarui secara transparan kepada masyarakat.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Maraknya praktik judi online di Indonesia mendorong para pemangku kebijakan untuk bertemu guna mencar...
TechSelasa, 03 Desember 2024
Teknologi - Dulu, pengen cari info apapun pasti bakal bilang "ketik di google aja", lalu kita bakal dapetin semua...
TechKamis, 16 November 2023
Bagaimana sih wujud bandara ramah lingkungan di dunia? Pertama di dunia, India memiliki bandar udara yang seluruh...
TechKamis, 13 November 2025
Teknologi - Sejumlah perusahaan media besar di Kanada, termasuk CBC/Radio-Canada, Postmedia, Metroland, Toronto S...
TechSenin, 02 Desember 2024
Teknologi - Biasanya layar Handphone (HP) yang kita pakai terbuat dari bahan dasar kaca dan plastik dan hal itu t...
TechSenin, 08 Januari 2024
Teknologi - Kabar kurang mengenakkan datang dari salah satu startup edutech Zenius yang mengumumkan berhenti bero...
TechJumat, 05 Januari 2024
Tech - Nvidia resmi menggelontorkan dana besar senilai USD 5 miliar atau sekitar Rp81 triliun ke Intel. Langkah b...
TechJumat, 19 September 2025
Teknologi - Sergey Brin, salah satu pendiri Google, kembali menjadi buah bibir publik.Kali ini bukan karena inova...
TechSabtu, 28 Desember 2024
Teknologi - Sobat youtz! Beberapa hari ini, sosial media seperti instagram lagi-lagi sedang diramaikan oleh sebua...
TechSabtu, 21 Oktober 2023
Teknologi - Kamu mungkin penasaran setelah lama bermain di sosial media dan merasa punya reputasi yang ku...
TechSelasa, 18 Juli 2023