AS Tingkatkan Diplomasi Regional untuk Atasi Krisis Gaza
Selasa, 05 November 2024
Pengunggah: Siti Nurhaliza
News – Amerika Serikat (AS) memperkuat upaya diplomasi dengan mitra-mitra regionalnya dalam meredakan krisis yang tengah berlangsung di Gaza.
Sebagai negara berpengaruh, AS berupaya mendorong stabilisasi kawasan melalui rencana penarikan militer Israel dari Gaza, pembatasan aktivitas militer Hamas, serta dukungan untuk pembangunan kembali dan penguatan kapasitas pemerintahan Palestina.
Dalam sebuah pernyataan pers pada Kamis (24/10), Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengonfirmasi bahwa perwakilan dari beberapa negara segera akan berkumpul untuk membahas upaya pengurangan ketegangan di Gaza.
"Kami fokus pada negosiasi terkait pembebasan sandera dan gencatan senjata. Selain itu, upaya diplomatik juga kami lakukan di Lebanon," kata Blinken dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, di Doha.
Selain negosiasi, Blinken juga mengumumkan bantuan kemanusiaan tambahan sebesar USD 135 juta untuk mendukung layanan dasar, termasuk penyediaan air bersih, sanitasi, dan perawatan kesehatan bagi warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
Bantuan ini melengkapi total bantuan AS yang kini mencapai lebih dari USD 1,2 miliar sejak eskalasi kekerasan terjadi pada 7 Oktober 2023.
Di tengah langkah diplomasi ini, AS dan mitranya menghadapi tantangan terkait ketidakpastian posisi Hamas dalam perundingan.
Hal ini ditambah lagi dengan meninggalnya Yahya Sinwar, salah satu pemimpin senior Hamas, menimbulkan pertanyaan tentang masa depan pergerakan kelompok tersebut, apakah mereka akan mengurangi aktivitas militer atau justru memperkuat posisi mereka.
Di sini lain, Blinken menyampaikan bahwa AS bekerja sama secara intensif dengan Mesir, yang saat ini menggelar pembicaraan dengan Hamas untuk mencari titik temu dalam mencapai stabilitas.
“Kami berharap diskusi ini menghasilkan sesuatu yang positif,” ujar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.
Upaya diplomasi ini mencerminkan harapan global akan perdamaian di Gaza, dengan tujuan akhir mewujudkan stabilitas yang berkelanjutan di kawasan yang telah lama dilanda konflik.
(Nur/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 yang mengguncang Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (25/9/2025)...
NewsJumat, 26 September 2025
News - Institute Pertanian Bogor University atau IPB University turut berduka cita atas meninggalnya salah satu m...
NewsRabu, 07 Agustus 2024
News — Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat (KBB), Riza Nasrul Falah, resmi dinonaktifkan dari jabatannya sete...
NewsKamis, 08 Mei 2025
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti sejumlah persoalan mendasar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi ...
NewsSelasa, 21 April 2026
Jepang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi persoalan lingkungan melalui inovasi yang tak biasa: me...
NewsSenin, 30 Maret 2026
News — Upaya Paulus Tannos untuk menghindari jeratan hukum tampaknya tak memiliki celah lagi. Bagaimana tidak, ...
NewsSelasa, 17 Juni 2025
News - Mahasiswa Kelompok 90 Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Ban...
NewsRabu, 21 Agustus 2024
Kondisi satwa liar global tengah berada di titik yang mengkhawatirkan. Laporan Living Planet Report menunjukkan p...
NewsSenin, 06 April 2026
News - Selain terhadap Palestina, kekejaman Israel terus berlangsung ke sejumlah negara lainnya. Kini, Yaman yang...
NewsSelasa, 23 Juli 2024
News - Bisa-bisanya seorang influencer parenting yang seharusnya menjadi teladan untuk menjaga dan mendidik anak...
NewsKamis, 01 Agustus 2024