Hal yang Harus diperhatikan Remaja Puteri Agar Tidak Melahirkan Anak Stunting di Kemudian Hari
Jumat, 01 September 2023
Pengunggah: Fildzah Izzati Ishmah
Kesehatan - Sobat Youtz tahukah kamu, dalam laman resmi Kementerian Kesehatan Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ini diperparah dengan tidak terimbanginya kejar tumbuh (catch up growth) yang memadai.
Ternyata Stunting yang menimpa seorang anak, tidak terjadi dalam waktu singkat setelah dia dilahirkan. Stunting juga sangat dipengaruhi oleh gaya hidup seorang calon ibu sebelum dia mengandung dan melahirkan anak yang berpotensi stunting, oleh karena itu stunting didefinisikan sebagai akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama.
Tak hanya itu saja sobat, seorang remaja putri yang semasa mudanya tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dan baik, akan berdampak pada kurangnya cadangan nutrisi ketika dia menjadi seorang ibu hamil, yang mana janin di dalam kandungannya akan menyerap nutrisi yang dimiliki si Ibu, apapun yang dikonsumsi oleh si Ibu akan dikonsumsi oleh janin di dalam kandungan.
Oleh karena itu, ibu hamil wajib menjaga gizi dan kesehatannya dengan baik. Namun, hal itu saja tidak cukup, alangkah baiknya, sebelum menjadi seorang ibu, perempuan muda atau remaja putri menjaga asupan gizi dan nutrisinya dengan baik sejak dini.
Hal ini akan mengurangi resiko kekurangan gizi ketika wanita masuk pada fase menjadi ibu hamil, sehingga janin di dalam kandungan menyerap nutrisi yang cukup selama 1000 HPK.
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan remaja putri untuk tetap menjaga kesehatan dan asupan gizi dengan baik
- Mengurangi makanan instan dan minim gizi.
- Perhatikan porsi makan dan keseimbangan gizi, mulai dari lemak, karbohidrat, mineral, protein, dll.
- Tidak membiasakan diri untuk begadang.
- Rutin berolahraga.
- Periksa kebersihan gigi (rutin membersihkan karang gigi sangat berdampak baik bagi kondisi wanita saat memasuki fase menjadi ibu hamil).
- Menjaga tensi darah tetap stabil (Rutin konsumsi tablet tambah darah bagi remaja yang darah rendah).
Gimana menurut Sobat Youtz, mulai sekarang perhatikan dengan baik ya.
(Fel/Ade)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Kesehatan - Sobat youtz, ngerasa ga sih kalau akhir-akhir ini cuaca lagi panas banget? Baik siang hari maupun mal...
HealthSelasa, 17 Oktober 2023
Kesehatan - Sobat pasti sudah pernah dengar mengenai leukimia yang merupakan kanker sel darah ganas yang dapat me...
HealthSabtu, 25 Mei 2024
Kesehatan - Sobat youtz, pernah denger istilah stunting nggak? Itu loh, gangguan pertumbuhan dan perkembangan ana...
HealthJumat, 25 Agustus 2023
Insiprational - Langkah inspiratif datang dari Master Nasional (MN) Herfesa Shafira Devi, pecatur muda asal Slema...
HealthJumat, 02 Mei 2025
Kesehatan - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa sepanj...
HealthKamis, 06 Juli 2023
Kesehatan - Sobat youtz pasti nggak asing dengan penyakit Diabetes Melitus atau yang sering dikenal dengan penyak...
HealthSenin, 08 Juli 2024
Kesehatan - Sobat youtz, siapa disini yang suka banget makan es krim? Nah ngomong-ngomong soal es krim, baru-baru...
HealthSelasa, 23 April 2024
Kesehatan - Sobat Youtz, ngga kerasa ya sekarang kita sedang menuju pertengahan tahun 2024, dan sadar nggak sih,...
HealthJumat, 03 Mei 2024
Kesehatan - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Taruna Ikrar, melakukan kunjungan k...
HealthJumat, 31 Januari 2025
Kesehatan - Sebuah kisah tragis akibat mengonsumsi minuman favorit secara berlebihan dialami wanita bernama Amand...
HealthJumat, 30 Juni 2023