Daftar 23 Kosmetik yang Ditarik Peredarannya oleh BPOM Periode Juli-September 2025
Jumat, 07 November 2025
Pengunggah: Redaksi
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) kembali menemukan produk kosmetik dengan kandungan berbahaya. Ada 23 produk kosmetik berbahaya yang ditemukan dalam periode Juli-September 2025.
Sebagian besar temuan didominasi oleh kosmetik yang diproduksi berdasarkan kontrak produksi, yakni sebanyak 15 produk. Sementara itu, 2 produk merupakan kosmetik lokal, 5 produk merupakan kosmetik impor, dan 1 produk lainnya tanpa izin edar.
Temuan ini bukan sekadar angka. Di baliknya, terdapat ancaman nyata terhadap kesehatan konsumen. Dari hasil sampling dan pengujian, seluruh temuan tersebut positif mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen. Bahan dilarang dan/atau berbahaya yang ditemukan, yaitu merkuri, asam retinoat, hidrokuinon, pewarna merah K3 dan K10, serta pewarna acid orange 7. Lantas, apa saja produknya?
AL-LATIF Henna Nail Polish Radiant Red
NA18231500285
Mengandung pewarna Merah K10 (CI 45170)
AL-LATIF Henna Nail Polish Ravishing Red NA18231500288
Mengandung pewarna Merah K10 (CI 45170)
DINDA SKINCARE Lotion Booster Brightening NA18240111167
Mengandung merkuri
DUBAI RIA Body Lotion
NA18240107313
Mengandung merkuri
ELBYCI Night Cream Platinum
NA18240101600
Mengandung hidrokinon
F&A SKIN GLOW Day Cream Exclusive
NA18240104996
Mengandung merkuri
HK HADIJAH KARIMA GLOW All In One Whitening Cream
NA18230106489
Mengandung merkuri
MEGLOW SKINCARE Cream Flek
NA18240107080
Mengandung merkuri
PINKFLASH 3 Pan Eyeshadow PF-E23 BR02
NA11231200088
Mengandung pewarna Acid Orange 7 (CI 15510)
PINKFLASH 3 Pan Eyeshadow PF-E23 BR04
NA11231200150
Mengandung pewarna Merah K10
R&D GLOW Premium Day Cream
NA18240109124
Mengandung merkuri
R&D GLOW Premium Face Toner
NA18241201392
Mengandung asam retinoat dan hidrokinon
R&D GLOW Premium Night Cream
NA18240101793
Mengandung merkuri
SALSA Matte Lipsticks Scarlet 09
NA11221300596
Mengandung pewarna Merah K3 (CI 15585)
SALSA Rhapsody Amber Pro Palette NKIT210000292 :
- SALSA Rhapsody Amber Pro Palette (Blush On)
NA11211200033
- SALSA Rhapsody Amber Pro Palette (Eyeshadow)
NA11211200032
Mengandung pewarna merah K3 (CI 15585) dan pewarna merah K10 (CI 45170)
SALSA Rhapsody Classic Pro Palette NKIT210000293
- SALSA Rhapsody Classic Pro Palette (Blush On)
NA11201201051
- SALSA Rhapsody Classic Pro Palette (Eyeshadow)
NA11211200035
Mengandung pewarna merah K3 (CI 15585) dan pewarna merah K10 (CI 45170)
SN Glowing Brightening Night Cream
NA18220107934
Mengandung hidrokinon
SW GLOW'S Day Cream
NA18240103602
Mengandung merkuri
SW GLOW'S Night Cream
NA18240103598
Mengandung merkuri
TINA BEAUTY Night Lotion Premium
NA18230115571
Mengandung hidrokinon
WBS COSMETICS Glasskin FaceSerum
NA18241902956
Mengandung merkuri
WBS COSMETICS Night Cream Series Glow
NA18240109027
Mengandung merkuri
WSC Premium Booster Glowing Cream
Mengandung asam retinoat dan hidrokinon
Menindaklanjuti hal ini, BPOM telah memerintahkan pelaku usaha untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk yang menjadi temuan. Selain itu, BPOM juga melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap kegiatan produksi dan peredaran kosmetik mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang, khususnya kosmetik yang diproduksi oleh pihak tidak berhak atau tidak memiliki kewenangan. Jika ditemukan adanya indikasi pidana, maka Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM akan menindaklanjuti melalui proses pro-justitia.
Bukan tanpa alasan BPOM menarik produk-produk tersebut. Produk-produk tersebut dinyatakan mengandung bahan berbahaya dan bisa memberikan efek kesehatan yang buruk terhadap tubuh, mulai dari risiko kesehatan ringan hingga berat. Merkuri dapat mengakibatkan terjadinya perubahan warna kulit berupa bintik-bintik hitam (ochronosis), reaksi alergi, iritasi kulit, sakit kepala, diare, muntah-muntah, bahkan kerusakan ginjal. Asam retinoat dapat mengakibatkan kulit kering, rasa terbakar, dan perubahan bentuk atau fungsi organ janin bagi wanita hamil (bersifat teratogenik).
Bahaya hidrokuinon pada kosmetik yaitu dapat mengakibatkan hiperpigmentasi, ochronosis, serta perubahan warna kornea dan kuku. Timbal pada kosmetik dapat merusak fungsi organ dan sistem tubuh. Sementara bahan pewarna yang dilarang (merah K3, K10, dan acid orange 7) dapat menyebabkan kanker (bersifat karsinogenik), kerusakan hati, dan kerusakan sistem saraf serta otak.
BPOM mengimbau seluruh pelaku usaha untuk menjalankan bisnis sesuai regulasi yang berlaku. Masyarakat juga diminta lebih cermat dan kritis dalam memilih produk kosmetik. Jangan tergoda oleh janji instan atau iklan/promosi yang mengorbankan kesehatan jangka panjang.
Penulis : Anna. L
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Kesehatan - Diabetes bisa menyerang siapapun, tak terkecuali Gen Z yang terbilang masih muda dan tubuhnya terbila...
HealthKamis, 18 Juli 2024
Kesehatan - Aktivitas sehari-hari memang seringkali menyebabkan rasa bosan, burnout, dan apabila dibiarkan bisa m...
HealthSabtu, 09 Desember 2023
Di tengah upaya pemulihan ekonomi yang masih berjalan dengan pelan, kabar menenangkan hadir dari Kementerian Keua...
HealthSabtu, 25 Oktober 2025
Kesehatan - Indonesia kehilangan sosok inspiratif. Dokter muda sekaligus influencer, Azmi Fadhlih, meninggal duni...
HealthKamis, 19 Desember 2024
Health - Seorang bayi berusia delapan bulan di Bekasi harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) usai mengo...
HealthJumat, 14 Maret 2025
Kesehatan - Sobat pasti sudah pernah dengar mengenai leukimia yang merupakan kanker sel darah ganas yang dapat me...
HealthSabtu, 25 Mei 2024
Kesehatan - Sobat Youtz, pernah nggak sih tanpa sengaja mencium bau ketiak? Baik itu bau ketiak seseorang atau pu...
HealthSabtu, 24 Agustus 2024
Kesehatan - Sobat youtz, ngerasa ga sih kalau akhir-akhir ini cuaca lagi panas banget? Baik siang hari maupun mal...
HealthSelasa, 17 Oktober 2023
Kesehatan - Sobat Youtz pasti paham kalau berjalan kaki merupakan aktivitas yang gampang dan dapat dilakukan kapa...
HealthJumat, 23 Februari 2024
Produsen inhaler herbal populer asal Thailand, Hong Thai Herbal, menarik salah satu produk andalan mereka dari pa...
HealthSabtu, 01 November 2025