Tarif PPN Indonesia 12% di 2025, Jadi Terbesar Kedua Se-ASEAN
Jumat, 20 Desember 2024
Pengunggah: Anna Lutfhiah
Finance – Pemerintah Indonesia berencana menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% mulai 1 Januari 2025.
Kebijakan ini telah menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.
Hingga kini, lebih dari 90 ribu tanda tangan terkumpul dalam petisi menolak rencana kenaikan tersebut.
Langkah ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan tarif PPN tertinggi kedua di Asia Tenggara, hanya terpaut dengan Filipina yang menerapkan tarif 12%.
Sebagai perbandingan, negara-negara tetangga seperti Thailand dan Laos masing-masing memiliki tarif PPN 7% dan 10%, sedangkan Brunei Darussalam bahkan tidak mengenakan PPN sama sekali.
Bagaimana Tarif PPN Indonesia Dibandingkan Secara Global?
Secara global, tarif PPN sangatlah variatif. Di Eropa, Hungaria menjadi negara dengan tarif PPN tertinggi, mencapai 27%.
Di sisi lain, Andorra memiliki tarif PPN terendah di dunia, yaitu hanya 3,5%.
Berikut rangkuman tarif PPN di beberapa negara:
Negara dengan Tarif PPN Tertinggi:
Hungaria: 27%
Swedia, Denmark, Norwegia, Kroasia: 25%
Yunani, Islandia: 24%
Polandia, Portugal, Irlandia: 23%
Negara dengan Tarif PPN Terendah:
Andorra: 3,5%
Kanada, Taiwan, Uni Emirat Arab, Oman: 5%
Thailand, Laos, Panama, Aruba: 7%
Bagaimana dengan di ASEAN?
Di ASEAN, Indonesia akan memiliki tarif PPN tertinggi kedua setelah Filipina. Sebagai perbandingan:
Filipina: 12%
Indonesia: 11% (akan menjadi 12% pada 2025)
Laos dan Thailand: 10% dan 7%
Kenaikan tarif PPN ini diperkirakan akan memengaruhi daya beli masyarakat, terutama di tengah pemulihan ekonomi pascapandemi.
Banyak pihak khawatir kebijakan ini akan meningkatkan harga barang dan jasa, sehingga semakin memberatkan masyarakat menengah ke bawah.
Apakah kenaikan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan, atau justru akan menambah beban ekonomi masyarakat? Waktu yang akan menjawab sobat Youtz.
(Ann/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Finance - Tak henti-hentinya kabar terkait judi online terus mengendus ke permukaan publik. Setelah sebelumny...
FinanceSenin, 08 Juli 2024
Finance - Bank Indonesia (BI) baru saja merilis data terbaru soal utang luar negeri (ULN) Indonesia. Per April 20...
FinanceSenin, 16 Juni 2025
Finance - Sobat Youtz, sebagai negara dengan perekonomian yang dinamis dan memiliki sejumlah tokoh berpengaruh di...
FinanceJumat, 08 September 2023
Finance – Di tengah gempuran transformasi digital, kebiasaan belanja masyarakat Indonesia ikut berubah.Dompet f...
FinanceRabu, 11 Juni 2025
Finance – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga level 6.011,8 pada perdagangan Selasa (18/3/2025). R...
FinanceRabu, 19 Maret 2025
Finance - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali merombak jajaran komisaris dan direksi PT ...
FinanceRabu, 18 Desember 2024
Finance - Sebagai mata uang kripto, Bitcoin (BTC) mengalami guncangan besar setelah sebelumnya mencatat rekor US$...
FinanceSelasa, 10 Desember 2024
Finance – Bank Indonesia (BI) dan People’s Bank of China (PBOC) resmi meneken kerja sama transaksi bilateral ...
FinanceSenin, 26 Mei 2025
Finance - Baru-baru ini secara spontanitas Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam rapat kerjanya bersama DPR RI men...
FinanceRabu, 30 Agustus 2023
Finance - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menerima hasil perhitungan kerugian negara dalam kasus investa...
FinanceSenin, 28 April 2025