Meski Tertekan dan Belum Berhasil Tembus Final, Raymond/Joaquin Tampil Berani Hadapi Unggulan Pertama Kim/Seo di All England 2026
Selasa, 10 Maret 2026
Pengunggah: Redaksi
Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin harus menghentikan langkah mereka di babak semifinal All England 2026 setelah dikalahkan pasangan unggulan pertama dunia Kim Won-ho / Seo Seung-jae. Meski gagal melangkah ke final, performa Raymond/Joaquin menunjukkan keberanian dan mental bertanding yang patut diapresiasi ketika menghadapi salah satu pasangan paling konsisten di dunia.
Sejak awal pertandingan, pasangan muda Indonesia itu sebenarnya mampu memberikan tekanan. Pada gim pertama, Raymond/Joaquin sempat memegang keunggulan. Namun, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir gim. Konsentrasi yang sempat menurun membuat lawan berhasil membalikkan keadaan.
Raymond mengakui bahwa ketenangan dan konsistensi lawan menjadi faktor penting yang menentukan hasil pertandingan.
“Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang. Di gim pertama kami sudah unggul tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan. Mereka punya kekuatan yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir,” ujar Raymond.
Menurutnya, tampil di turnamen level tertinggi seperti All England memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mereka. Ia menilai bahwa sejak babak awal, tidak ada lawan yang benar-benar mudah dihadapi.
“Dari babak pertama kami tidak menemukan lawan yang mudah. Semuanya setara di level Super 1000. Makin tinggi levelnya makin susah juga,” lanjutnya.
Sementara itu, Joaquin menegaskan bahwa mereka sejak awal menyadari pertandingan melawan pasangan peringkat satu dunia akan berjalan berat. Namun, ia dan Raymond tetap masuk ke lapangan dengan keyakinan bahwa peluang selalu terbuka bagi siapa pun yang lebih siap.
“Pada awalnya kami berpikir sama-sama di lapangan, sama-sama punya chance untuk menang. Tinggal siapa yang lebih siap. Dan hari ini kami mengakui kekalahan kami, mereka lebih siap,” kata Joaquin.
Meski harus mengakui keunggulan Kim/Seo, Joaquin menilai pertemuan tersebut menjadi pelajaran penting bagi perjalanan karier mereka ke depan. Ia bahkan mengaku bisa merasakan perbedaan aura juara dari pasangan Korea Selatan tersebut sejak sesi pemanasan.
“Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Dari pemanasan saja auranya sudah berbeda. Kim/Seo dengan kekonsistenannya benar-benar stabil dari awal sampai akhir,” ungkapnya.
Menurut Joaquin, konsistensi yang ditunjukkan Kim/Seo menjadi hal yang ingin mereka pelajari dan tiru untuk meningkatkan kualitas permainan di masa mendatang.
Meski gagal mencapai partai puncak, keberhasilan menembus semifinal turnamen sekelas All England justru menjadi dorongan kepercayaan diri bagi pasangan muda tersebut. Joaquin menegaskan bahwa pencapaian ini tidak ingin mereka jadikan sebagai beban, melainkan motivasi untuk terus berkembang.
“Tentu hal ini membuat kami lebih percaya diri dengan hasil semifinal ini. Ke depan tidak boleh dijadikan beban. Kami mau menjalaninya dengan enjoy,” ujarnya.
Ia juga berharap dukungan masyarakat Indonesia tetap mengalir agar mereka dapat terus meningkatkan prestasi di level dunia.
“Kami mohon dukungannya dari rakyat Indonesia agar kami bisa terus berkembang dan berprestasi,” tutup Joaquin.
Bagi Raymond/Joaquin, kekalahan di semifinal All England bukan sekadar akhir perjalanan di satu turnamen, melainkan bagian dari proses menuju level permainan yang lebih matang. Menghadapi pasangan nomor satu dunia memberi gambaran jelas tentang standar tertinggi bulu tangkis dunia—standar yang kini mereka jadikan acuan untuk terus dikejar.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Sepakbola - Kemenangan satu gol atas Vietnam di Piala Asia 2023, adalah sebuah kemenangan perdana bagi Skuad Gar...
SportSabtu, 20 Januari 2024
Olahraga - Sobat youtz pecinta bola, sudah kenal belum dengan Akram Afif? Bagi yang mengikuti pertandingan Piala ...
SportSenin, 12 Februari 2024
Sport – Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian. Pemain Venezia itu masuk dalam skua...
SportSelasa, 18 Maret 2025
Olahraga - Sobat youtz, pebulu tangkis ganda putra Indonesia kebanggaan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, secar...
SportJumat, 17 Mei 2024
Olahraga - Sobat youtz! Udah pada tau belum nih, kalo UEFA Champions League bakal ganti format di tahun 2024? Li...
SportRabu, 06 Maret 2024
Olahraga - Dua tim melaju ke semifinal Liga Champions 2023/2024. Ada Paris Saint-Germain dan Borussia Dortmund ya...
SportKamis, 18 April 2024
Sepakbola - Baru menjalani laga kedua di perhelatan akbar sepakbola usia 17 tahun, sejumlah negara berhasil menun...
SportKamis, 16 November 2023
Sport - Wajah Stadion Tugu di Koja, Jakarta Utara, kini berubah total. Bukan lagi sekadar lapangan bola biasa, st...
SportSenin, 02 Juni 2025
Sport – Andy Robertson enggak panik sedikit pun soal kabar bakal digeser bek muda Bournemouth, Milos Kerkez. Me...
SportJumat, 06 Juni 2025
Olahraga - Sobat Youtz, Sepakbola kita tampaknya tidak henti-hentinya memberikan kabar bahagia ya. Pada dini h...
SportJumat, 06 September 2024